Scroll ke bawah untuk melanjutkan
banner 320x300
banner 325x300
banner 325x300
BeritaDaerahHukumKriminalPeristiwaTNI/POLRIViral

Dugaan Rekayasa Kasus? Mengapa Yoga yang Ikut Menangkap Pelaku Pencurian Toko Ponsel di Pancur Batu Tidak Menjadi Tersangka?

×

Dugaan Rekayasa Kasus? Mengapa Yoga yang Ikut Menangkap Pelaku Pencurian Toko Ponsel di Pancur Batu Tidak Menjadi Tersangka?

Sebarkan artikel ini

Suararepublik.com Medan – Kasus yang menimpa korban pencurian toko ponsel di Pancur Batu kembali menimbulkan pertanyaan. Keluarga korban mempertanyakan proses penetapan tersangka dalam perkara dugaan penganiayaan yang ditangani Polrestabes Medan.

Menurut keterangan pihak keluarga korban pencurian, seorang pria bernama Yoga disebut ikut bersama penyidik Polsek Pancur Batu, Brigadir Shinto, menemui korban di sebuah kafe sebelum proses penangkapan terhadap pelaku pencurian dilakukan.

Kepada wartawan 13 Juli 2026. Pihak korban pencurian juga menyatakan bahwa Yoga ikut dalam penangkapan dua terduga pelaku pencurian di Hotel Kristal, Medan. Bahkan, menurut mereka, Yoga mengamankan barang hasil curian dan juga berada di lokasi saat proses interogasi terhadap kedua terduga pelaku setelah berada di dalam kendaraan.

Selain itu, pihak korban mengklaim terdapat rekaman video yang memperlihatkan Yoga diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap salah satu terduga pelaku pencurian. Namun demikian, hingga kini belum diketahui apakah video tersebut telah menjadi bagian dari alat bukti yang diperiksa penyidik atau bagaimana hasil penilaiannya.

BACA JUGA:  Batagak Pangulu Suku Kampai Kaum Datuak Rajo Mangkuto di Air Haji Berlangsung Meriah, Ratusan Masyarakat Hadiri Prosesi Adat

Yang menjadi pertanyaan keluarga korban adalah mengapa mereka justru ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penganiayaan dan dugaan turut. sedangkan Yoga yang menurut mereka juga berada di lokasi dan ikut dalam rangkaian peristiwa tersebut tidak ikut diproses sebagai tersangka.

Lebih lanjut, pihak korban menyebut Yoga kemudian memberikan keterangan sebagai saksi yang menyatakan telah terjadi pengeroyokan terhadap kedua terduga pelaku pencurian di Hotel Kristal. Sementara itu, keluarga korban berpendapat bahwa rekaman video yang mereka miliki tidak memperlihatkan adanya pengeroyokan sebagaimana yang dituduhkan.bahkan sejumlah saksi yang ada di lokasi juga tidak melihat adanya pengeroyokan kepada kedua pelaku pencurian Perbedaan antara keterangan saksi dan isi rekaman tersebut, menurut mereka, perlu diuji secara objektif dalam proses hukum.

BACA JUGA:  Fahmy Radhi Dukung Pengusutan Dugaan Pelanggaran DMO Batu Bara, Minta Sanksi Tegas Bagi Pelanggar

Kasus ini kemudian memunculkan sejumlah pertanyaan yang diharapkan dapat dijelaskan oleh penyidik, antara lain:
1. Apa dasar hukum dan alat bukti yang digunakan sehingga Yoga berstatus saksi, sementara pihak korban ditetapkan sebagai tersangka?
2. Apakah seluruh rekaman video dari lokasi kejadian telah diperiksa secara menyeluruh?
3. Apakah penyidik telah mendalami peran setiap orang yang berada di lokasi dengan standar yang sama?
4. Mengapa korban pencurian dikenakan beberapa pasal pidana, sementara pihak lain yang menurut versi korban turut berada dalam rangkaian kejadian tidak diproses dengan status yang sama?
Pihak keluarga korban berharap Polrestabes Medan dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai dasar penetapan status hukum masing-masing pihak agar tidak menimbulkan persepsi adanya perlakuan yang berbeda dalam penegakan hukum.

BACA JUGA:  Polisi Sigap Bantu Warga Terdampak Angin Kencang di Pasar Keude Gedong, Imbau Tingkatkan Kewaspadaan

“Apakah kasus ini dipesan atau ditunggangi oleh seseorang sehingga penetapan tersangka terkesan dipilih pilih ?,” ujarnya

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat tanggapan resmi dari Polrestabes Medan maupun pihak Yoga terkait pertanyaan-pertanyaan tersebut. Apabila terdapat penjelasan atau klarifikasi dari pihak kepolisian maupun pihak yang disebutkan, redaksi akan memuatnya sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang. (Tim)

#Kapolrestabesmedan
#kapolri
#Kapoldasumut
#Trending
#BeritaIndonesia
#Beritapolri
#BeritaPolrestabesmedan
#korbanjaditersangka
#Beritakorbanjaditersangka
#Beritaviralmedan
#beritamedanterkini
#Korbannangkapmalingjaditersangka
#Disuruhpolisinangkapmaling
#Jaditersangkakarenanangkapmaling
#Laporpakprabow
#Laporpakkapolri
#Heboh
#BeritaSumutterbaru
#Beritaviralsumut
#Korbanpencurianjaditersangka
#Polrestabesmedanviral
#Beritaterbaruindonesia
#Topikterbaru

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *