SUARAREPUBLIK.COM – JENEPONTO, SULAWESI SELATAN – Perayaan Hari Jadi ke-21 Desa Bontomanai Marannu, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, berlangsung pada 6–8 November 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Pelataran Kantor Desa Bontomanai tersebut mengangkat tema “Bersama, Bersatu dalam Tujuan: Jejak Masa, Menenun Kembali Denyut Sejarah”.
Peringatan hari jadi ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk mengenang perjalanan sejarah desa, mempererat tali silaturahmi, serta memperkuat semangat persatuan dalam membangun daerah. Sabtu, 7 November 2026
Mengusung semangat kebersamaan, perayaan tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga menjadi ruang untuk menggali kembali nilai-nilai sejarah, tradisi, dan kebudayaan yang telah menjadi bagian dari identitas masyarakat Desa Bontomanai Marannu.
Sejumlah kegiatan turut memeriahkan perayaan tersebut, di antaranya tutur sejarah, pertunjukan budaya, tari massal, sajian makanan tradisional, hingga pesta rakyat. Berbagai rangkaian kegiatan ini menjadi wujud upaya menjaga warisan budaya lokal sekaligus memperkenalkannya kepada generasi muda.
Melalui kegiatan tutur sejarah, masyarakat diajak mengenang perjalanan dan jejak masa lalu desa. Sementara pertunjukan budaya dan tari massal menjadi gambaran kekayaan tradisi yang perlu terus dilestarikan agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
Dalam perayaan tersebut, Organisasi Masyarakat (Ormas) Semut Hitam Jeneponto Bersatu turut hadir melalui perwakilannya, Agus Salim, yang menjabat di bidang Organisasi dan Kaderisasi. Kehadirannya membawa semangat organisasi dengan semboyan “Sang Penjaga Tanah Leluhur”, yang mencerminkan komitmen untuk menjaga nilai-nilai sejarah, budaya, serta warisan leluhur.
Kehadiran Ormas Semut Hitam Jeneponto Bersatu dalam momentum tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap pelestarian identitas budaya lokal dan penguatan hubungan sosial di tengah masyarakat.
Adapun unsur pemerintahan dan aparat keamanan yang tercantum dalam publikasi kegiatan tersebut, yakni Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, S.E., M.M., Wakil Bupati Jeneponto Islam Iskandar, S.H., Camat Bangkala UUD Panca, S.Sos., M.M., Kepala Desa Bontomanai Radjadeng, S.Pd.I., serta Kapolsek Bangkala Induk IPTU Ahmad Syamsuri Hajar, S.Sos.
Peringatan Hari Jadi ke-21 ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan Desa Bontomanai Marannu. Sebab, membangun desa bukan hanya tentang pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga menjaga persatuan, merawat kebudayaan, serta menghargai sejarah yang diwariskan oleh para pendahulu.
Dengan semangat “Bersama, Bersatu dalam Tujuan”, masyarakat diharapkan terus menjaga kekompakan dan mengambil bagian dalam pembangunan desa, sehingga Bontomanai Marannu dapat melangkah menuju masa depan yang lebih baik tanpa kehilangan jati diri dan akar sejarahnya.
Wartawan: Rahma Lallo – Ak










Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.