Suara Republik . Com
Sangatta, 27 Agustus 2026
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Jalan KH Abdullah atau Kenyamukan, RT 34, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Kamis (27/8/2026). Kebakaran yang diduga berasal dari sisa api sehari sebelumnya itu meluas hingga sekitar tiga hektare.
Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang Eko mengatakan, kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.24 Wita. Api berhasil dipadamkan pada pukul 17.08 Wita setelah dilakukan upaya pemadaman secara manual oleh tim gabungan.
“Berdasarkan kondisi di lapangan, area yang terbakar merupakan sisa kebakaran lahan pada Rabu, 26 Agustus 2026. Api kembali merambat akibat angin selatan yang cukup kencang,” ujar AKP Bambang Eko.
Ia menjelaskan, lahan yang terbakar berada di kawasan Kelompok Tani Mekar Tani. Sebagian area merupakan lahan gambut yang dipenuhi semak belukar, sehingga petugas sempat mendapati kepulan asap di sejumlah titik.
Akses menuju lokasi juga menjadi salah satu kendala karena sebagian area hanya dapat dijangkau melalui jalur setapak. Api akhirnya berhasil dikendalikan menggunakan peralatan seadanya secara manual.
Dalam proses pemadaman, tim gabungan yang diterjunkan terdiri dari dua personel Polres Kutai Timur, satu personel Polsek Sangatta Utara, tiga personel Koramil Sangatta Utara, dua personel Tagana, serta 10 karyawan PLN SUTET Bontang.
“Api sudah dapat dipadamkan, namun personel gabungan masih bersiaga di lokasi untuk melakukan pemantauan dan mengantisipasi munculnya kembali titik api,” tegas Kapolsek.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Aparat tetap melakukan pemantauan di lokasi mengingat sebagian lahan yang terbakar merupakan kawasan gambut dan kondisi angin kencang berpotensi menyebabkan api kembali merambat.







