Suara Republik.com: Irsof
JAKARTA BARAT, 19 Agustus 2026 – Proyek perbaikan saluran drainase di kawasan permukiman Jalan Kampung Bali, Gang Masjid, RT 03/RW 02, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, telah resmi bergulir sejak Jumat (7/8/2026). Kawasan yang sebelumnya teridentifikasi sebagai area permukiman kumuh ini kini menjadi fokus perbaikan infrastruktur untuk memperlancar aliran air, mengurangi risiko banjir dan genangan, serta merapikan tata lingkungan.
Pelaksana proyek, Akbar, menjelaskan bahwa prioritas penanganan lokasi ini didasari oleh kondisi eksisting saluran yang sudah tidak memadai. “Kawasan ini memang membutuhkan perbaikan mendesak pada sistem salurannya. Dengan adanya proyek ini, kami berharap aliran air menjadi lebih lancar dan lingkungan terlihat lebih rapi,” ujar Akbar saat ditemui di lokasi pengerjaan.
Untuk memastikan kelancaran konstruksi tanpa mengganggu kenyamanan warga, tim pelaksana telah melakukan koordinasi intensif dengan pihak utilitas terkait, yakni Perusahaan Air Minum (PAM) dan PLN. Langkah antisipatif ini mencakup penanganan pipa air bersih dan penyesuaian tiang listrik yang terdampak jalur galian, sehingga layanan dasar bagi warga tetap terjaga selama proses pembangunan berlangsung.
Dari sisi pengawasan kualitas dan keselamatan, Konsultan Pengawas, Yuda, menegaskan komitmen terhadap standar operasional. “Kami memastikan seluruh pekerja menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap dan menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3/SMKK). Selain itu, setiap tahapan pekerjaan harus ketat mengikuti gambar rencana teknis,” jelas Yuda.
Yuda juga memberikan jaminan terkait kualitas hasil akhir. Ia menyatakan akan bersikap tegas jika ditemukan ketidaksesuaian antara realisasi lapangan dengan desain. “Jika pekerjaan tidak sesuai gambar atau terdapat bagian struktur yang pecah/rusak, kontraktor diwajibkan untuk segera memperbaiki atau mengganti bagian tersebut tanpa tambahan biaya,” tambahnya.
Proyek strategis ini menargetkan penyelesaian penuh pada tanggal 4 November 2026.
Respons positif datang dari perwakilan warga setempat. Ketua RT 03, Sukarsih menyambut baik inisiatif perbaikan ini dengan menyebutkan bahwa warga sangat antusias dan mendukung penuh. “Sebelumnya, drainase di sini sering bermasalah. Lumpur menumpuk dan setiap kali hujan deras, pasti terjadi banjir yang meresahkan warga. Kami harap setelah selesai, kondisi ini bisa berubah total,” ungkapnya.
Meski demikian, Ketua RT 03, juga menyisipkan harapan penting terkait keberlanjutan fungsi drainase pasca-proyek. “Drainase harus terus dirawat agar tetap berfungsi optimal dan tidak kembali menimbulkan genangan di masa depan. Perawatan berkala adalah kunci agar investasi perbaikan ini tidak sia-sia,” pungkasnya.
Dengan kolaborasi solid antara pelaksana, konsultan pengawas, dan dukungan penuh dari warga, diharapkan proyek ini dapat memberikan dampak nyata berupa lingkungan yang lebih sehat, aman, dan bebas dari ancaman genangan air di wilayah Grogol Petamburan.







