MAJALENGKA,Suararepublik.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Majalengka secara resmi telah menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan terbaru yang diterbitkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) pada 1 Juni 2026 lalu.
Ketua DPC PPP Majalengka, Moch. Fajar Shidik, menyambut baik terbitnya SK tersebut. Ia menjelaskan, susunan pengurus yang ditetapkan ini merupakan hasil dari Musyawarah Cabang (Muscab) yang telah digelar sebelumnya, dengan perubahan yang tidak jauh berbeda dari susunan tim formatur. Kendati demikian, penyegaran tetap dilakukan demi memperkuat struktur organisasi melalui kolaborasi antar generasi.
“Alhamdulillah, SK dari DPP sudah kami terima. Hasilnya tidak banyak perubahan dari tim formatur kemarin. Tentu ada penyegaran dalam struktur organisasi ini, yang mana kami mengedepankan kolaborasi solid antara kader senior dengan kader-kader muda,” ujar Fajar saat ditemui awak media, Rabu (3/6/2026).
Dengan struktur organisasi yang telah diperbarui dan dikukuhkan, PPP Majalengka langsung menyusun ambisi besar menyongsong Pemilu 2029. Pihaknya menargetkan perolehan tujuh kursi di DPRD Kabupaten Majalengka, naik signifikan dari hasil pemilu sebelumnya yang baru menempatkan empat wakil di parlemen daerah.
“Pada Pemilu 2029 besok, kami menargetkan 7 kursi. Artinya, jika peta Daerah Pemilihan (Dapil) tetap lima wilayah, kami menargetkan ada dua dapil yang masing-masing bisa meraih dua kursi. Pengurusan DPC yang sekarang sudah sangat kolaboratif, dan kami juga menyiapkan pengurus yang siap bertarung di dapilnya masing-masing,” tegas Fajar.
Target elektoral tersebut tidak hanya difokuskan di tingkat kabupaten. PPP Majalengka juga berkomitmen penuh untuk mengamankan perolehan kursi di jenjang yang lebih tinggi. Sebagai bentuk keseriusan, pakta integritas terkait target kenaikan suara ini telah ditandatangani.
“Kami juga siap berkontribusi mempertahankan satu kursi di DPRD Provinsi dan berjuang merebut kembali satu kursi untuk DPR RI,” tambahnya.
Untuk mewujudkan seluruh target tersebut, langkah konsolidasi internal segera dipercepat. DPP PPP memberikan tenggat waktu hanya tiga bulan bagi DPC Majalengka untuk menyelesaikan Musyawarah Anak Cabang (Musancam) di 26 kecamatan. Penyelesaian struktur di tingkat kecamatan ini menjadi syarat utama guna mempersiapkan verifikasi partai politik yang dijadwalkan berlangsung pada 2027 mendatang.
“Kami diberi waktu hanya 3 bulan oleh DPP untuk menyelesaikan pemilihan ketua di 26 kecamatan. Setelah tingkat kecamatan atau PAC selesai, kami akan langsung bergerak membentuk kepengurusan di tingkat ranting atau desa,” jelas Fajar.
Terkait dinamika organisasi yang sempat mewarnai lingkup Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jabar, Fajar berharap polemik tersebut segera menemukan titik terang. Menurutnya, organisasi harus segera bergerak cepat. Di tingkat cabang sendiri, kekuatan justru semakin kokoh seiring bergabungnya keterwakilan dari berbagai ormas Islam pendiri partai, mulai dari NU, Muhammadiyah, Persis, hingga PUI.
“Kami berharap polemik di DPW cepat selesai karena partai ini harus segera berlari kencang. Di tingkat cabang, kekuatan kami justru semakin solid dengan bergabungnya unsur-unsur ormas pendiri partai. Ini menjadi modal dan kekuatan besar kami untuk melangkah ke depan,” pungkas Fajar.***
Target Utama DPC PPP Majalengka: Pastikan Target 7 Kursi di Pemilu 2029
aris tegar3 min baca








