MOROTAI | SuaraRepublik.com — Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, mencatat sekitar 130 titik kebakaran dengan total luas lahan mencapai 431 hektare sepanjang 2 Januari hingga 10 Oktober 2026.
Data tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP dan Damkar Morotai, Akri Yuti Wijaya, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (2/11/2026).
Akri mengatakan, seluruh titik kebakaran tersebut telah ditangani petugas Damkar. Luas lahan yang berhasil dipadamkan mencapai sekitar 431 hektare.
“Dari 2 Januari sampai 10 Oktober itu sekitar 130 titik. Jumlah yang terbakar sekitar 431 hektare yang berhasil dipadamkan oleh Damkar,” ujar Akri.
Angka tersebut meningkat dibandingkan data per 29 Agustus 2026. Saat itu, Damkar mencatat 75 titik kebakaran dengan luas lahan terbakar sekitar 336 hektare.
Dengan demikian, dalam rentang waktu setelah pendataan Agustus hingga 10 Oktober, terdapat penambahan sekitar 55 titik kebakaran dan 95 hektare luas lahan terdampak.
Akri mengatakan, data setelah 10 Oktober masih dalam proses rekapitulasi. Meski hujan mulai mengguyur wilayah Morotai, masyarakat diminta tidak lengah karena kondisi cuaca masih berpotensi berubah.
“Untuk data terbaru belum direkap. Walaupun sudah hujan, tetapi perlu adanya antisipasi karena prakiraan cuaca belum pasti,” katanya.
Dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Damkar juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya masyarakat, Basarnas, Polri, dan TNI. Dukungan tersebut berupa bantuan armada untuk mempercepat proses pemadaman.
Akri mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak tersebut. Ia berharap koordinasi dan kerja sama antar lembaga terus terjaga, tidak hanya dalam penanganan kebakaran, tetapi juga upaya pencegahan.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan karena berpotensi memicu kebakaran, terutama ketika kondisi lingkungan masih kering.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat Morotai agar selalu waspada dan tidak membakar sampah sembarangan yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.