MAJALENGKA,Suararepublik.com – Partai Golkar Kabupaten Majalengka menargetkan peningkatan perolehan kursi DPRD pada pemilu mendatang. Setelah mengantongi tujuh kursi saat ini, partai berlambang pohon beringin tersebut mulai memancang target ambisius, yakni meraih hingga 12 kursi sebagai bagian dari upaya memperkuat peran politik dan kontribusi bagi masyarakat.
Target itu disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Majalengka terpilih hasil Musyawarah Daerah (Musda) XI, Asep Eka Mulyana, dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar di Kabupaten Majalengka.
Peringatan tersebut diisi dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Sawala, tasyakur dan doa bersama, serta pemberian santunan kepada anak yatim. Kegiatan itu dihadiri jajaran pengurus DPD Partai Golkar, para ketua pengurus kecamatan (PK) se-Kabupaten Majalengka, serta perwakilan organisasi masyarakat (ormas) Hasta Karya.
Dalam pidatonya, Asep menegaskan bahwa pertambahan usia partai harus menjadi momentum untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat. Menurut dia, perjalanan panjang Golkar semestinya membuat para kader semakin matang, solid, dan mampu menjawab kebutuhan rakyat.
“Selamat ulang tahun ke-62. Mudah-mudahan Partai Golkar semakin jaya, semakin besar, dan semakin mampu memberikan kontribusi kepada masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Majalengka,” ujarnya.
Ia menilai usia ke-62 bukan sekadar angka, melainkan pengingat bagi seluruh kader untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian. Karena itu, semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap masyarakat harus diwujudkan melalui kerja nyata, bukan berhenti pada kegiatan seremonial.
Asep juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus yang telah bekerja selama periode 2020–2025. Ia menyebut perolehan enam kursi DPRD Majalengka sebagai capaian yang patut disyukuri, meskipun peningkatannya baru satu kursi dibandingkan hasil sebelumnya.
Namun, capaian tersebut tidak membuat Golkar berpuas diri. Partai itu justru dituntut menyusun strategi politik yang lebih kuat untuk memperluas dukungan masyarakat.
“Kita bercita-cita agar kursi di DPRD Majalengka terus bertambah. Ke depan, kita berharap bisa mencapai 12 kursi,” kata Asep.
Target tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi kepengurusan baru. Selain memperkuat konsolidasi internal, Golkar perlu memastikan keberadaan kader dan wakil rakyatnya benar-benar dirasakan masyarakat melalui perjuangan aspirasi serta pengawasan terhadap kebijakan pemerintah daerah.
Kawal Pemerintahan dan Respons Aspirasi Publik
Asep menegaskan, sebagai partai yang berlandaskan kekaryaan, Golkar memiliki tanggung jawab untuk ikut mengawal jalannya pemerintahan, baik di tingkat nasional maupun daerah.
Di Kabupaten Majalengka, Golkar menyatakan komitmennya untuk mendukung pembangunan daerah dan mengawal kebijakan pemerintah kabupaten dalam mewujudkan visi Majalengka Langkung Sae.
Menurut dia, dukungan terhadap pemerintah tidak boleh menghilangkan fungsi kritis partai politik. Kader Golkar, terutama yang berada di lembaga legislatif, harus tetap aktif menyerap aspirasi masyarakat dan memberikan masukan terhadap kebijakan yang dinilai belum menjawab kebutuhan publik.
Arah tersebut, kata Asep, sejalan dengan pesan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang meminta seluruh kader agar bergerak lebih cepat, adaptif terhadap perubahan, dan semakin kuat dalam menjalankan peran politik.
Bahlil juga menekankan pentingnya keterbukaan terhadap kritik. Anggota fraksi diminta lebih peka terhadap persoalan masyarakat serta proaktif merespons isu-isu yang berkembang di tengah publik.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan partai tidak cukup diukur dari jumlah kursi di parlemen. Kepercayaan masyarakat juga ditentukan oleh kemampuan kader dalam memperjuangkan kepentingan publik, menyelesaikan persoalan, dan mempertanggungjawabkan mandat politik yang diberikan pemilih.
Selaraskan Gerak dengan Golkar Jawa Barat
Asep mengatakan, jajaran Partai Golkar Kabupaten Majalengka mendapat dukungan dari Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Daniel Mutaqien Syafiuddin untuk menerjemahkan arahan Ketua Umum ke dalam kerja organisasi dan pelayanan masyarakat.
Ia menyebut semangat Golkar Jawa Barat melalui slogan “Ngahadean Jawa Barat” perlu berjalan selaras dengan semangat Golkar Majalengka, yakni “Majalengka Kahade”.
Keselarasan tersebut diharapkan mendorong kader Golkar di tingkat kabupaten hingga kecamatan untuk memperkuat kerja politik, meningkatkan kedekatan dengan masyarakat, serta berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Bagi kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Asep, tantangan ke depan bukan hanya mempertahankan soliditas organisasi, melainkan juga membuktikan bahwa slogan dan target politik dapat diwujudkan melalui program yang terukur.
Peringatan HUT ke-62 pun diharapkan menjadi titik penguatan konsolidasi internal sekaligus momentum evaluasi terhadap kinerja politik partai.
Dengan mengusung tema “Golkar Bersama Rakyat: Karya Nyata, Rakyat Sejahtera”, Golkar Majalengka menegaskan tekad untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat.
Asep berharap seluruh kader tetap menjaga semangat perubahan dan meningkatkan kerja kolektif agar Golkar semakin berkembang serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Golkar Solid, Indonesia Maju, Golkar Jawa Barat Hade, Golkar Majalengka Kahade,” menjadi semangat yang digaungkan dalam peringatan tersebut.
Ke depan, realisasi target 12 kursi akan sangat bergantung pada kemampuan Golkar menjaga kepercayaan pemilih, memperkuat kaderisasi, dan menunjukkan hasil kerja yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Majalengka.****
Golkar Majalengka Kahade! HUT ke-62, Pasang Target 12 Kursi DPRD dan Komitmen Karya Nyata
Golkar Majalengka Kahade! HUT ke-62, Pasang Target 12 Kursi DPRD dan Komitmen Karya Nyata
20/10/2026 12:10 pm
Tim Redaksi
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini






Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.