SUARAREPUBLIK.COM # Denpasar – Bali ||DPC Partai Demokrat Kota Denpasar menggelar Lomba Kerakyatan yang dirangkaikan dengan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri di Jalan Ir Juanda Nomor 4, Niti Mandala Renon, Denpasar, Minggu (23/8). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyambutan HUT ke-25 Partai Demokrat pada 9 September 2026.
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Denpasar AA Ketut Asmara Putra alias Gus Cilik mengatakan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri merupakan program DPP Partai Demokrat atas instruksi Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. “Itu dilakukan serentak di seluruh Indonesia. Kami DPC Denpasar diberikan kesempatan untuk melaksanakan Program Gerakan Langit Biru Asri. Kemudian terkait dengan Hari Ulang Tahun Partai Demokrat ke-25 pada 9 September nanti,” kata Gus Cilik.
Menurut Gus Cilik, rangkaian kegiatan sebelumnya juga dilakukan di sejumlah lokasi. Kader Demokrat Denpasar menggelar gerak jalan dan touring sepeda motor menuju Kintamani, dilanjutkan penanaman pohon di kawasan Danau Batur hingga Bukit Penulisan serta aksi bersih-bersih di Pantai Sanur.
Dalam rangkaian aksi lingkungan tersebut, Demokrat Denpasar menyiapkan penanaman masing-masing 25 pohon kenanga, cempaka, dan kembang sepatu. “Kita siapkan juga 25 batang pohon untuk penanaman kembali pohon di lingkungan Kota Denpasar, kemudian bersih-bersih dan dilanjutkan lomba-lomba kerakyatan. Ada tarik tambang, banyak lomba nanti. Kalau tidak salah ada delapan item,” ujarnya.
Delapan lomba yang digelar antara lain tarik tambang, lomba kelereng, makan kerupuk, karaoke, hingga lomba makan jajan beradu jidat. Kegiatan dikemas sebagai ruang interaksi antara kader dan masyarakat. Gus Cilik berharap momentum tersebut juga memperkuat semangat kader menghadapi agenda politik mendatang.
Selain itu, Gus Cilik menekankan aksi lingkungan menjadi bagian dari upaya mengedukasi masyarakat untuk menjaga alam. Ia persahabatannya dengan prinsip Tri Hita Karana, khususnya menjaga keharmonisan hubungan manusia dengan lingkungan. Menurutnya, masalah kebersihan dan sampah tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah atau masyarakat, tetapi harus diselesaikan melalui sinergi.
“Alam itu harus dikembalikan, harus dipelihara dengan baik. Mengingat Bali ini adalah destinasi pariwisata. Kalau alam itu kita kotor, apalagi masalah sampah itu masalah klasik, jangan kita biarkan pemerintah sendiri. Kita harus berkoordinasi,” kata Gus Cilik.
Ia juga mengapresiasi langkah-langkah Pemkot Denpasar yang mendorong pemilahan sampah organik dan anorganik. Gus Cilik mengingatkan sampah plastik menjadi ancaman bagi lingkungan karena membutuhkan waktu lama untuk terurai. “Kita mendidik masyarakat untuk mengembalikan alam ini. Kita pelihara, kita jaga,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Demokrat Tutik Kusuma Wardhani mendorong generasi muda Bali memanfaatkan peluang kerja dan magang, terutama di tengah pertumbuhan sektor pariwisata. “Kemnaker sudah menyediakan program Magang Hub. Generasi Z dan anak-anak muda harus aktif memanfaatkan teknologi, buka informasi di ponsel masing-masing.
Jangan sampai peluang magang di daerah sendiri, seperti sektor pariwisata Bali, justru didominasi oleh tenaga kerja dari luar,” tegas Tutik. Ia juga meminta momentum HUT Demokrat dan Kemerdekaan RI menjadi sarana memperkuat persatuan serta pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. (CVS)







