MAJALENGKA,Suararepublik.com – Aksi damai yang digelar Aliansi BEM Seluruh Majalengka di kawasan Halaman Kantor DPRD Majalengka, Senin (15/6/2026), berjalan tertib dan berujung pada pertemuan langsung dengan DPRD Kabupaten Majalengka. Para mahasiswa menyampaikan sejumlah isu hangat yang dirasakan masyarakat, mulai dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga kondisi pelayanan di RSUD Talaga.
Massa aksi diterima langsung oleh DPRD yang terdiri dari tiga fraksi yaitu Fraksi PDIP, Fraksi Golkar, dan Fraksi Gerindra. Pertemuan ini menjadi wadah dialog terbuka agar seluruh aspirasi yang disampaikan dapat didengar dan ditindaklanjuti.
Dalam penyampaiannya, mahasiswa menilai kenaikan harga BBM semakin memberatkan ekonomi warga. Selain itu, pelaksanaan MBG di Majalengka dinilai belum berjalan maksimal serta harus adanya Evaluasi terkait SPPG SPPG yang ada di majalengka.
Poin yang paling menonjol adalah keprihatinan terhadap pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talaga.
“Tidak optimalnya pelayanan di RSUD Talaga menjadi keprihatinan besar bagi kami dan seluruh masyarakat Majalengka. Fasilitas dan pelayanan yang belum memadai menghambat pemenuhan hak kesehatan warga,” tegas perwakilan Aliansi Mahasiswa saat berdialog dengan anggota DPRD.
Suasana aksi semakin menyentuh hati ketika salah satu peserta melantunkan syair dan puisi yang menggambarkan suara serta harapan masyarakat. Rangkaian kata yang penuh makna itu terdengar jelas, seolah mewakili perasaan rakyat yang selama ini menanti perbaikan.
Perwakilan ketiga fraksi yang hadir menyatakan akan mencatat dan menyampaikan seluruh tuntutan tersebut ke dalam pembahasan di badan legislatif, serta berkomitmen untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna mencari solusi terbaik. Aksi damai kemudian dibubarkan secara tertib setelah dialog berlangsung dengan baik dan penuh saling pengertian.***
Aliansi Mahasiswa Majalengka Soroti: Harga BBM, MBG, dan RSUD Talaga
aris tegar2 min baca








