MOROTAI | SuaraRepublik.com — Panitia Morotai Festival (Morofest) 2026 melanjutkan persiapan dan pelaksanaan kegiatan dengan melibatkan Dinas Pariwisata serta perangkat daerah terkait. Ketua Panitia Morofest 2026, Ramlan Drakel, mengatakan kegiatan tersebut tetap berjalan meskipun terjadi pergantian kepala dinas.

Saat diwawancarai di ruang kerjanya, Ramlan menjelaskan bahwa perencanaan awal festival ditangani Dinas Pariwisata. Sementara itu, dirinya bersama kepala dinas melanjutkan pelaksanaan kegiatan menjelang hari pelaksanaan.

Ia menyebutkan, anggaran Morofest 2026 mencapai Rp1,1 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menurut Ramlan, rincian penggunaan anggaran setiap sesi akan diketahui melalui laporan pertanggungjawaban setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai.

“Setelah kegiatan selesai semua, setiap sesi mempertanggungjawabkan anggarannya, baru kita bisa tahu,” ujarnya, Kamis (29/10/2026).

Ramlan juga menjelaskan bahwa dalam surat keputusan (SK) kepanitiaan, penetapan tersebut berkaitan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), bukan atas nama dirinya secara pribadi. Ia mengatakan, kondisi tersebut tidak menghalangi kelanjutan pelaksanaan festival.

Melalui penyelesaian setiap rangkaian kegiatan dan penyampaian laporan pertanggungjawaban, panitia diharapkan dapat melengkapi dokumentasi pelaksanaan Morofest 2026, termasuk rincian penggunaan anggaran yang bersumber dari APBD.