banner 325x300
banner 325x300
Berita

Perketat Monitoring SPBU, Polsek Sangatta Utara Pastikan Stok BBM Aman dan Cegah Pengetapan

×

Perketat Monitoring SPBU, Polsek Sangatta Utara Pastikan Stok BBM Aman dan Cegah Pengetapan

Sebarkan artikel ini

Suara Republik.Com

Sangatta, 25 September 2026

Kepolisian Sektor (Polsek) Sangatta Utara melakukan monitoring dan pengecekan terhadap sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, Kutai Timur, Rabu (23/9/2026).

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM sekaligus mengantisipasi potensi gangguan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang Eko mengatakan, monitoring dilakukan dengan mengecek langsung kondisi stok BBM, rencana pasokan, harga jual, serta aktivitas pelayanan di sejumlah SPBU dan APMS/Pertashop. Dari hasil pemantauan, polisi belum menemukan adanya indikasi kecurangan dalam kegiatan niaga BBM.

Sejumlah titik yang dipantau antara lain SPBU PT Tunas Keluarga Mandiri di Jalan Apt. Pranoto, SPBU PT Hasnawi Sejahtera di Jalan Yos Sudarso II, SPBU PT Sehati Sangatta di Jalan Soekarno Hatta, SPBU PT Sunandar Jaya Mandiri di Jalan AW Syahrani, serta beberapa APMS/Pertashop di wilayah Sangatta Utara.

BACA JUGA:  Polsek Tanjung Redeb Ajak Masyarakat Gunung Panjang Tidak Membakar Sampah Dan Lahan, Cegah Kathutla

Monitoring juga dilakukan di SPBU PT Sehati Kutim yang berada di Jalan Abdul Muis atau poros Sangatta-Bontang KM 1, Kecamatan Sangatta Selatan.

Berdasarkan hasil pengecekan, stok sejumlah jenis BBM masih tersedia di masing-masing titik. Di antaranya Pertalite, Pertamax, Bio Solar, Pertamax Turbo dan Dexlite dengan jumlah yang berbeda sesuai kondisi masing-masing SPBU.

Namun, kepolisian mencermati adanya potensi peningkatan antrean pada jalur pengisian Pertalite. Kondisi tersebut diperkirakan terjadi apabila sebagian masyarakat beralih menggunakan BBM bersubsidi tersebut akibat perubahan harga pada sejumlah produk BBM nonsubsidi.

BACA JUGA:  Semangat Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD Ke-129 Tuntaskan Finishing Pembersihan Lingkungan Kampung Sesor

“Diperlukan pemantauan dan pengaturan yang optimal guna menjaga kelancaran pelayanan dan distribusi BBM kepada masyarakat,” kata AKP Bambang Eko dalam keterangannya.

Dari hasil monitoring juga tercatat adanya perubahan harga sejumlah BBM. Harga Pertamax yang sebelumnya Rp12.600 per liter menjadi Rp16.650 per liter. Sementara Pertamax Turbo tercatat Rp21.200 per liter.

Di sisi lain, harga Dexlite yang sebelumnya Rp23.500 per liter tercatat menjadi Rp21.650 per liter. Pertamina Dex juga tercatat Rp21.650 per liter.

Kepolisian menyebut sebagian stok BBM yang tersedia masih menunggu proses persetujuan dari pihak Pertamina untuk pengiriman berikutnya. Kondisi tersebut menjadi bagian yang terus dipantau agar tidak berdampak terhadap ketersediaan BBM bagi masyarakat.

Selain memastikan stok, petugas juga memberikan imbauan kepada pengelola dan operator SPBU agar menjalankan pelayanan sesuai ketentuan. Salah satu perhatian utama adalah mencegah praktik pengisian BBM secara berulang oleh konsumen atau pengetap.

BACA JUGA:  Ingatkan Nelayan Dan Awak Kapal Soal Keamanan, Satpolairud Polres Kutim Patroli Perairan Sangkulirang

“Petugas SPBU diimbau mengisi BBM kepada konsumen sesuai aturan sehingga tidak ada yang melakukan pengisian berulang-ulang,” tegasnya.

Polsek Sangatta Utara menegaskan monitoring akan menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas distribusi BBM di tengah perubahan harga dan dinamika kebutuhan masyarakat. Pengawasan juga diarahkan untuk memastikan pelayanan berlangsung tertib serta mencegah potensi penyalahgunaan dalam penyaluran BBM.

Hasil pengecekan sementara menunjukkan belum ditemukan adanya kecurangan niaga BBM, sementara stok Pertalite, Pertamax, Solar dan Dexlite di sejumlah lokasi yang dipantau masih dalam kondisi tersedia.

 

Sumber : Humas Polres Kutim

Penulis : Aroel Mandang

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *