banner 325x300
banner 325x300
BeritaDaerah

IRWAN BASIR DATUAK RAJO ALAM TERPILIH MEMIMPIN LKAAM KOTA PADANG 2026 ~ 2031

×

IRWAN BASIR DATUAK RAJO ALAM TERPILIH MEMIMPIN LKAAM KOTA PADANG 2026 ~ 2031

Sebarkan artikel ini

Beritarepublikviral//PADANG,— Di Aula Bagindo Aziz Chan, Kantor Balai Kota Padang, Selasa (22/9/2026) suara hati bumi Minangkabau berdetak satu irama lagi. Musyawarah Daerah IX Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Padang yang telah memeluk do’a, harap, dan perbincangan panjang, akhirnya membuka lembaran baru yang jernih dan terang.

 

Musda IX Berakhir Dengan Suara Hati, Persaudaraan Tetap Menjadi Tiang Tegak

Irwan Basir, SH, Dt. Rajo Alam, kini berdiri sebagai orang yang dipercaya memegang tampuk kepemimpinan LKAAM Kota Padang untuk periode lima tahun ke depan: 2026–2031.


Perjalanan menuju titik ini tak lurus seperti jalan raya. Ia berkelok, ia berliku, persis seperti sungai yang mencari muara. Sejak pintu musyawarah dibuka, seluruh hadirin bertekad menyelesaikan segalanya dengan jalan yang paling dicintai adat: musyawarah dan mufakat.

Namun setelah kata-kata saling bersapa, pandangan saling bertemu, dan waktu berlalu tanpa satu titik temu yang disepakati bersama, forum akhirnya memutuskan meminjam cahaya lain — pemungutan suara tertutup — sebagai jalan yang diambil dengan ikhlas dan sepenuh hati.

BACA JUGA:  Wapang TNI Tinjau YTP 835/SYB dan KDKMP di NTB


Suara itu bicara dengan lantang namun lembut. Dari perwakilan para pemangku hak — para Ketua KAN, para pengurus LKAAM, para tokoh demisioner, dan pimpinan LKAAM Sumatera Barat — sebanyak 15 suara menabuh nama Irwan Basir Dt. Rajo Alam, sementara 8 suara mengukuhkan nama Hendri Yazid Dt. Rajo Di Guci.

Angka-angka itu bukan piala kemenangan, bukan pula tanda kekalahan. Ia hanyalah cermin yang memantulkan suara yang lebih banyak didahulukan, sebagaimana yang diajarkan leluhur.

Ketua Umum LKAAM Sumatera Barat, Prof. Dr. H. Fauzi Bahar, M.Si., Dt. Sati, yang memandu perjalanan ini dari awal hingga akhir, menegaskan dengan suara yang meresap ke dalam setiap jiwa:

“Di sini tak ada yang menang, tak ada yang kalah. Yang ada hanyalah siapa yang didahulukan. Salangkah ditinggikan, sarantiang didahulukan.”

Kata-kata itu bagaikan angin sejuk yang menyentuh hati. Ia mengingatkan kita bahwa LKAAM bukan arena pertarungan, melainkan rumah tempat kita semua pulang. Hendri Yazid Dt. Rajo Di Guci tetap berdiri tegak sebagai bagian tak terpisahkan dari keluarga besar adat; peran dan jasa-jasanya tetap terukir indah di lembar sejarah perjuangan LKAAM Kota Padang. Tak ada yang tersisih, tak ada yang ditinggalkan. Semua adalah satu ikatan yang tak akan pernah putus.

BACA JUGA:  Kapolres Kutim Hadiri Peresmian Jalan Pengganti Permanen 18,5 Kilometer di Bengalaon

Kini, matahari baru telah terbit. Irwan Basir Dt. Rajo Alam memikul amanah yang berat namun diberkahi. Langkah pertamanya adalah mengulurkan tangan — merangkul semua pihak, menyusun kepengurusan yang utuh, dalam waktu yang ditargetkan selesai dalam satu bulan ke depan.

Fauzi Bahar mengingatkan: lembaga ini tak bisa berjalan dengan satu orang saja; ia butuh bahu-bahu yang saling menyangga, tangan-tangan yang saling mengisi, hati-hati yang menyatu dalam niat yang sama — memuliakan adat, menegakkan syarak, dan mewujudkan Kota Padang yang berbudaya, bermartabat, serta religius.

BACA JUGA:  " Bukan Baru yang menyatukan kita tapi kasih " Satgas Yonif 645/GTY Pos Kurima melaksanakan Gotong - Royong untuk pembangunan Klasis di Tanah Papua


Wali Kota Padang Fadly Amran pun telah meletakkan harapan yang sama: agar LKAAM tetap menjadi sahabat setia pembangunan, agar adat dan kehidupan warga berjalan beriringan, seakan dua sayap yang membawa kota ini terbang tinggi namun tak pernah melupakan tanah tempat ia berpijak.

Musda IX ini telah menutup pintunya, namun membuka pintu-pintu yang lebih luas. Pintu persaudaraan, pintu kerja sama, pintu kebangkitan. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat-Nya kepada Irwan Basir Dt. Rajo Alam, kepada Hendri Yazid Dt. Rajo Di Guci, dan kepada seluruh keluarga besar LKAAM Kota Padang. Semoga tangan yang berbeda arah tadi, kini saling bergandengan erat, menuju satu tujuan: Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.
(Tb Mhd Arief Hendrawan)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *