Suara Republik.Com
Balikpapan, 17 September 2026
Ditintelkam Polda Kaltim memperkuat komunikasi dan sinergitas dengan insan pers melalui audiensi bersama sejumlah organisasi pers di Kaltim, yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), dan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI).
Audiensi tersebut berlangsung di Ruang Dirintelkam Polda Kaltim, Rabu (16/9/2026), dan disambut langsung oleh Dirintelkam Polda Kaltim Kombes Pol. Siswanto Mukti, S.H., S.I.K., M.Si.
Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol. Siswanto menyambut hangat kehadiran para pimpinan organisasi pers Kaltim. Pertemuan itu menjadi ruang dialog untuk membahas berbagai dinamika pemberitaan serta pentingnya membangun komunikasi yang sehat antara kepolisian dan insan pers.
Perwakilan organisasi pers Kaltim menyampaikan bahwa perkembangan media digital saat ini menghadirkan tantangan tersendiri, khususnya terkait keberadaan wartawan maupun media yang belum terverifikasi oleh Dewan Pers.
Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi kualitas pemberitaan, terutama apabila informasi yang disampaikan tidak mencantumkan sumber secara jelas dan berimbang sehingga berpotensi menimbulkan persepsi berbeda di tengah masyarakat.
Menurut para perwakilan organisasi pers, profesionalisme wartawan perlu didukung dengan pemenuhan kompetensi dan standar jurnalistik sebagaimana ketentuan yang berlaku, termasuk melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
Selain membahas persoalan pemberitaan, organisasi pers Kaltim juga menyampaikan harapan agar komunikasi dan silaturahmi dapat terus ditingkatkan dengan jajaran Polda Kaltim, termasuk melalui pertemuan bersama Kapolda Kaltim. Langkah tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergitas antara organisasi pers dan Kepolisian.
Sementara itu, Dirintelkam Polda Kaltim Kombes Pol. Siswanto Mukti mengatakan audiensi tersebut merupakan langkah strategis dalam membangun komunikasi positif dan berkelanjutan antara Polda Kaltim dengan insan pers.
Silaturahmi ini merupakan langkah strategis untuk menjalin komunikasi positif antara Polda Kaltim dan insan pers Kaltim.
Kombes Pol, Siswanto menambahkan, perkembangan media sosial dan ruang digital membuat informasi dapat tersebar dengan cepat. Di sisi lain, masih ditemukan berbagai informasi yang belum melalui proses verifikasi maupun konfirmasi yang memadai.
Kondisi tersebut, lanjutnya, dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menyebarkan informasi yang tidak benar maupun menggiring opini di tengah masyarakat.
Karena itu, sinergitas antara kepolisian dan insan pers dinilai penting untuk memperkuat literasi informasi sekaligus mendorong masyarakat agar lebih kritis dalam menerima dan menyebarkan informasi.
“Sinergitas yang sudah berjalan diharapkan dapat membentuk wadah bersama dalam mencegah dan merespons berita yang tidak benar, bahkan yang bersifat provokatif,” tuturnya.
Melalui audiensi tersebut, Polda Kaltim dan organisasi pers diharapkan dapat terus membangun komunikasi terbuka serta menjaga hubungan kemitraan yang profesional. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu upaya bersama dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
