MAJALENGKA, Suararepublik.com — Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Sekretariat Daerah (Setda) resmi memulai penataan dan pemeliharaan Alun-Alun Majalengka, menyusul kondisi rumput sintetis yang memprihatinkan serta instruksi langsung dari Bupati Majalengka pasca peninjauan lapangan.
Pengelolaan alun-alun kini sepenuhnya berada di bawah tanggung jawab Bagian Umum Asisten Administrasi Umum Setda, setelah sebelumnya dikelola Dinas Pariwisata. Kepala Bagian Umum Setda Majalengka, Rafi Kusman, menyatakan langkah ini diambil demi mewujudkan ruang publik yang nyaman bagi seluruh warga.
”Saat peninjauan langsung Bupati turun ke lokasi, kondisi rumput sintetis sangat memprihatinkan. Itulah dasar kami segera melaksanakan pemeliharaan ini,” ujar Rafi di ruang kerjanya, Senin (24/8/2026).
Pengerjaan yang dimulai Agustus ini berjalan melalui proses e-katalog bersama Pejabat Pengadaan unit PBJ, dengan rincian sebagai berikut:
- Anggaran: Kurang lebih Rp400 juta
- Luas area: Sekitar 1.000 m² dengan kontur tanah berkemiringan
- Waktu: Kontrak berlaku 60 hari mengantisipasi lokasi yang ramai, namun ditargetkan selesai hanya 2–3 minggu
- Pekerjaan: Penggantian rumput sintetis dan perbaikan drainase agar air hujan terserap dengan baik
Alun-Alun Majalengka bukan hanya pusat aktivitas warga lokal, tapi juga tujuan kunjungan masyarakat dari daerah perbatasan seperti Indramayu, Sumedang, dan Cirebon, terutama saat akhir pekan. Penataan ini diharapkan mewujudkan visi “Langkung Sae” serta memberikan kenyamanan maksimal bagi setiap pengunjung.***
Reporter: Aris







