banner 325x300
banner 325x300
Berita

Ops Aman Nusa II Mahakam 2026, Polres Berau Siagakan 225 Personel Tangani Karhutla

×

Ops Aman Nusa II Mahakam 2026, Polres Berau Siagakan 225 Personel Tangani Karhutla

Sebarkan artikel ini

Suara Republik Com

Berau, 29 Agustus 2026

Kepolisian Resor Berau memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui Operasi Aman Nusa II Mahakam 2026. Sebagai bentuk kesiapan pelaksanaan tugas, Polres Berau menggelar Apel Pergeseran Pasukan sebelum personel diterjunkan ke sejumlah wilayah yang dinilai rawan Karhutla.

Apel tersebut dipimpin langsung Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memastikan seluruh personel memahami tugas, tanggung jawab serta langkah-langkah yang harus dilakukan selama pelaksanaan operasi di lapangan.

Sebanyak 225 personel gabungan disiapkan dalam operasi tersebut. Kekuatan terdiri dari 165 personel Polres Berau dan 60 personel Bantuan Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Polda Kalimantan Timur. Seluruh personel selanjutnya akan ditempatkan pada sejumlah lokasi strategis untuk memperkuat pemantauan dan penanganan Karhutla.

Dalam arahannya, Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto menegaskan bahwa Karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi dapat menimbulkan dampak luas terhadap kehidupan masyarakat apabila tidak ditangani secara cepat dan terpadu.

“Kita harus menyadari bahwa bencana Karhutla dapat menimbulkan dampak yang sangat besar, baik terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan hidup, aktivitas perekonomian, maupun stabilitas keamanan. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan personel serta kerja sama dan koordinasi yang baik dengan seluruh pihak terkait,” tegas AKBP Ridho Tri Putranto.

Menurutnya, keberhasilan operasi tidak semata-mata dilihat dari tindakan pemadaman setelah kebakaran terjadi. Upaya pencegahan melalui pengawasan dan deteksi dini harus menjadi perhatian utama seluruh personel.

“Saya juga mengingatkan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas bukan hanya diukur dari kemampuan kita dalam menangani kebakaran yang telah terjadi, tetapi yang lebih utama adalah sejauh mana kita mampu melakukan pencegahan secara dini sehingga Karhutla dapat dicegah sebelum meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” ujarnya.

BACA JUGA:  Sat Reskrim Polres Padang Lawas Amankan 31 Unit Sepeda Motor Diduga Hasil Kejahatan dari Rumah Warga di Pasar Latong

Kapolres juga meminta jajaran yang berada di lapangan meningkatkan patroli serta melakukan pemantauan terhadap wilayah yang memiliki potensi terjadinya kebakaran. Setiap informasi maupun temuan titik api harus segera ditindaklanjuti dengan mengedepankan koordinasi lintas instansi.

Beranda – POLRES – Berau – Ops.Aman Nusa II Mahakam 2026, Polres Berau Siagakan 225 Personel Tangani Karhutla
Berau
Ops.Aman Nusa II Mahakam 2026, Polres Berau Siagakan 225 Personel Tangani Karhutla
admin TBBy admin TB29 August 2026No Comments3 Mins Read
WhatsApp Image 2026 08 29 at 08.13.20
Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Berau – Kepolisian Resor Berau memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui Operasi Aman Nusa II Mahakam 2026. Sebagai bentuk kesiapan pelaksanaan tugas, Polres Berau menggelar Apel Pergeseran Pasukan sebelum personel diterjunkan ke sejumlah wilayah yang dinilai rawan Karhutla.

Apel tersebut dipimpin langsung Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memastikan seluruh personel memahami tugas, tanggung jawab serta langkah-langkah yang harus dilakukan selama pelaksanaan operasi di lapangan.

Sebanyak 225 personel gabungan disiapkan dalam operasi tersebut. Kekuatan terdiri dari 165 personel Polres Berau dan 60 personel Bantuan Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Polda Kalimantan Timur. Seluruh personel selanjutnya akan ditempatkan pada sejumlah lokasi strategis untuk memperkuat pemantauan dan penanganan Karhutla.

BACA JUGA:  Kolaborasi Polsek Muara Ancalong Dan PT GSA, Hasilkan Panen Jagung 1 Ton Di Kutai Timur Untuk Mendukung Swasembada Pangan Nasional

Dalam arahannya, Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto menegaskan bahwa Karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi dapat menimbulkan dampak luas terhadap kehidupan masyarakat apabila tidak ditangani secara cepat dan terpadu.

BACA JUGA Peduli Penanganan Covid-19, Polres Kukar Bagikan Masker kepada Masyarakat
“Kita harus menyadari bahwa bencana Karhutla dapat menimbulkan dampak yang sangat besar, baik terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan hidup, aktivitas perekonomian, maupun stabilitas keamanan. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan personel serta kerja sama dan koordinasi yang baik dengan seluruh pihak terkait,” tegas AKBP Ridho Tri Putranto.

Menurutnya, keberhasilan operasi tidak semata-mata dilihat dari tindakan pemadaman setelah kebakaran terjadi. Upaya pencegahan melalui pengawasan dan deteksi dini harus menjadi perhatian utama seluruh personel.

“Saya juga mengingatkan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas bukan hanya diukur dari kemampuan kita dalam menangani kebakaran yang telah terjadi, tetapi yang lebih utama adalah sejauh mana kita mampu melakukan pencegahan secara dini sehingga Karhutla dapat dicegah sebelum meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” ujarnya.

Kapolres juga meminta jajaran yang berada di lapangan meningkatkan patroli serta melakukan pemantauan terhadap wilayah yang memiliki potensi terjadinya kebakaran. Setiap informasi maupun temuan titik api harus segera ditindaklanjuti dengan mengedepankan koordinasi lintas instansi.

“Dalam pelaksanaan tugas penanggulangan Karhutla, tingkatkan patroli dan deteksi dini terhadap titik-titik yang berpotensi terjadi kebakaran. Apabila ditemukan adanya titik api atau indikasi kebakaran, segera lakukan tindakan cepat sesuai prosedur serta koordinasikan dengan instansi dan pihak terkait,” instruksi AKBP Ridho Tri Putranto.

BACA JUGA:  Panen jagung Tembus 8.2 Ton, Mitra Polsek Muara Wahau Siap Kirim Ke Gudang Bulog Samarinda

Selain pelaksanaan tugas operasional, faktor keselamatan personel juga menjadi perhatian pimpinan. Para perwira pengendali diminta memastikan setiap anggota melaksanakan tugas sesuai prosedur, mendapatkan arahan yang jelas serta tetap menjaga kewaspadaan selama berada di lokasi penugasan.

“Kepada para perwira pengendali dan pimpinan di lapangan, saya minta agar senantiasa melakukan pengawasan terhadap anggota, memberikan arahan secara jelas dan terukur, serta segera mengambil langkah yang tepat apabila terjadinya Karhutla. Jaga sikap dan perilaku selama berada di medan penugasan, utamakan keselamatan diri dan rekan, serta tingkatkan kewaspadaan,” tambahnya.

AKBP Ridho Tri Putranto juga mengingatkan seluruh personel agar menjaga nama baik institusi selama menjalankan tugas. Setiap anggota diminta menjauhi segala bentuk pelanggaran serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

“Hindari segala bentuk pelanggaran sekecil apa pun, dan senantiasa jaga nama baik diri, satuan, serta institusi Polri. Laksanakan tugas dengan penuh keikhlasan dan niat sebagai bentuk ibadah serta pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Semoga tugas ini berjalan aman, lancar, dan berhasil,” pungkasnya.

Melalui Operasi Aman Nusa II Mahakam 2026, Polres Berau bersama personel BKO Polda Kaltim berkomitmen memperkuat langkah pencegahan, deteksi dini dan respons cepat terhadap Karhutla. Sinergi dengan seluruh unsur terkait diharapkan mampu menekan potensi kebakaran sekaligus meminimalkan dampaknya bagi masyarakat dan lingkungan.

 

Sumber : Humas Polda Kaltim

Penulis : Aroel Mandang

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *