SuaraRepublik.com / Nias Barat – SMAN 2 Lolofitu Moi kembali menorehkan langkah baru dalam dunia pendidikan dengan memberangkatkan tiga siswa terbaiknya untuk mengikuti Lomba Debat Indonesia (LDI) Bahasa Inggris Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kota Medan.
Ketiga siswa yang dipercaya mewakili sekolah tersebut adalah Sylce Senya Waruwu, Maria Erpiyen Zai, dan Analisis Ifalua Halawa. Mereka akan berkompetisi bersama peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Sumatera Utara dalam ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut.
Dalam pelaksanaannya, para peserta didampingi oleh guru pendamping, Arniwati Gulo, yang telah dibekali surat tugas resmi dari pihak sekolah untuk mendampingi sekaligus membimbing para siswa selama mengikuti kegiatan.
Kepala SMAN 2 Lolofitu Moi, Usaha Gulo, S.Pd., membenarkan keberangkatan ketiga siswa tersebut. Ia menyampaikan bahwa keikutsertaan ini merupakan bentuk komitmen sekolah dalam mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris, berpikir kritis, serta meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam menghadapi persaingan di tingkat yang lebih tinggi.
Menurutnya, ajang ini memiliki makna tersendiri karena menjadi pengalaman pertama bagi SMAN 2 Lolofitu Moi mengirimkan peserta pada Lomba Debat Indonesia tingkat provinsi. Oleh karena itu, sekolah lebih mengedepankan nilai pembelajaran dan pengalaman dibanding sekadar mengejar hasil akhir.
Kami tentu berharap para siswa dapat memberikan yang terbaik. Namun yang terpenting adalah mereka memperoleh pengalaman, menambah wawasan, serta belajar berkompetisi secara sehat karena ini merupakan keikutsertaan perdana bagi SMAN 2 Lolofitu Moi, ujar Usaha Gulo.
Melalui ajang LDI ini, diharapkan para peserta mampu mengasah kemampuan komunikasi, argumentasi, dan kerja sama tim, sekaligus membawa nama baik sekolah dan daerah serta menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi di berbagai bidang.








