Suara Republik.Com
Sangkulirang, 23 Juli 2026
Polsek Sangkulirang terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui percepatan program Satu Desa Satu Hektare Jagung. Upaya tersebut dibahas dalam rapat analisis dan evaluasi (Anev) yang melibatkan seluruh pemerintah desa di Kecamatan Sangkulirang, di Ruang Vicon Polsek Sangkulirang, Jalan Bhayangkara, Desa Benua Ilir, Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, Selasa (21/7/2026).
Rapat dipimpin langsung oleh Kapolsek Sangkulirang IPTU Erik Bastian dan dihadiri Ps. Kanit Binmas Polsek Sangkulirang AIPDA Eko Sasongko serta 15 kepala desa atau perwakilan desa se-Kecamatan Sangkulirang.
Dalam pertemuan tersebut, Polsek Sangkulirang bersama pemerintah desa melakukan evaluasi perkembangan program penanaman jagung sekaligus menyusun langkah strategis untuk mempercepat realisasi target di desa-desa yang hingga kini belum memulai penanaman.
Kapolsek Sangkulirang menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendataan dan pemetaan lahan yang berpotensi dikembangkan sebagai areal tanam jagung. Langkah ini dinilai penting agar seluruh desa dapat berpartisipasi dalam mendukung program ketahanan pangan.
Selain pemetaan lahan, Polsek Sangkulirang juga akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta perusahaan yang berada di wilayah Kecamatan Sangkulirang. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat penyediaan lahan, pendampingan teknis, hingga pemenuhan kebutuhan sarana produksi pertanian.
Sebagai bagian dari pengawasan program, Polsek Sangkulirang akan melaksanakan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap perkembangan tanaman jagung yang telah ditanam di setiap desa. Evaluasi dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petani di lapangan.
Peran Bhabinkamtibmas juga akan dioptimalkan sebagai ujung tombak pendampingan di desa binaan. Selain menjaga situasi keamanan, para Bhabinkamtibmas diharapkan aktif mengawal pelaksanaan program, memberikan motivasi kepada kelompok tani, serta menjadi penghubung antara masyarakat dengan instansi terkait apabila ditemukan hambatan di lapangan.
Kapolsek Sangkulirang IPTU Erik Bastian mengatakan, keberhasilan program ketahanan pangan membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah desa, kelompok tani, penyuluh pertanian, hingga dunia usaha.
“Melalui koordinasi yang berkesinambungan dan pendampingan di lapangan, kami berharap seluruh desa di Kecamatan Sangkulirang dapat merealisasikan target penanaman jagung sehingga program Satu Desa Satu Hektare mampu memberikan manfaat nyata bagi ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program strategis pemerintah di sektor ketahanan pangan melalui penguatan koordinasi, pendampingan, serta pengawasan terhadap pelaksanaan budidaya jagung di wilayah Kabupaten Kutai Timur.







