Scroll ke bawah untuk melanjutkan
banner 320x300
banner 325x300
banner 325x300
Pemerintah

Teguran Keras Bupati Majalengka untuk ASN: Disiplin Wajib Dijaga saat Upacara

×

Teguran Keras Bupati Majalengka untuk ASN: Disiplin Wajib Dijaga saat Upacara

Sebarkan artikel ini
Wawancara bersama Bupati Majalengka

MAJALENGKA,SuaraRepublik.com – Bupati Majalengka mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menaati tata tertib dan menjaga kedisiplinan saat mengikuti setiap kegiatan resmi pemerintahan, termasuk upacara sipil. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati pada Senin (1/6/2026), menanggapi temuan adanya peserta yang berperilaku tidak sesuai aturan saat apel atau upacara berlangsung.

‎Berdasarkan pantauan yang dilakukan, masih ditemui sejumlah ASN yang duduk, membaca koran, maupun menggunakan ponsel saat seharusnya berdiri dan mengikuti jalannya upacara dengan saksama. Menurut Bupati, hal ini sangat tidak pantas karena tata cara pelaksanaan upacara sipil sebenarnya sudah diatur dengan jelas.



‎“Tata cara upacara itu sudah ada aturannya. Jangan sampai ada yang duduk padahal harusnya berdiri, atau malah sibuk baca koran dan main HP. Saat saya sedang membacakan sambutan Menteri pun masih ada yang berbuat demikian. Hal ini sangat memalukan dan bisa membuat masyarakat menilai buruk kinerja birokrasi kita,” tegas Bupati.

‎Lebih lanjut ia menjelaskan, kedisiplinan merupakan cerminan kinerja birokrasi. Jika ASN tidak taat aturan, maka citra pemerintahan di mata publik akan menurun. Setiap pegawai wajib menjalankan tugas dan mengikuti kegiatan resmi dengan sikap yang benar dan penuh tanggung jawab.

‎Meski menyoroti perilaku ASN, Bupati juga mengakui ada kendala teknis yang memengaruhi kenyamanan pelaksanaan upacara, seperti lokasi yang sempit serta pepohonan rindang yang menghalangi pandangan. Oleh karena itu, pemerintah berencana menata ulang lokasi upacara, termasuk memanfaatkan area di depan kolam kantor agar lebih luas, lega, dan mampu menampung peserta dengan tertib.

0-4096×3072-0-0-{}-0-24#


‎“Memang fasilitas yang memadai bisa mendukung ketertiban. Namun tetap saja, prioritas utama anggaran dan pembangunan tetap untuk kebutuhan dasar masyarakat, seperti perbaikan jalan, irigasi, dan pelayanan publik lainnya,” ujarnya.

‎Perbaikan sarana dan prasarana di lingkungan kantor pemerintahan nantinya tidak hanya bertujuan untuk keindahan semata, melainkan sebagai bentuk dukungan agar ASN semakin bersemangat bekerja dan mematuhi aturan. Melalui langkah penegakan disiplin dan perbaikan fasilitas ini, Pemerintah Kabupaten Majalengka berharap kualitas pelayanan publik semakin meningkat, serta tercipta tata kelola pemerintahan yang profesional dan transparan.***

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *