Scroll ke bawah untuk melanjutkan
banner 320x300
banner 325x300
banner 325x300
BeritaNasionalPemerintahPeristiwa

Harta Zita Anjani Melonjak Rp 100 Miliar dalam Dua Tahun, Naik Lebih dari 1.000 Persen

×

Harta Zita Anjani Melonjak Rp 100 Miliar dalam Dua Tahun, Naik Lebih dari 1.000 Persen

Sebarkan artikel ini

Suararepublik.com Jakarta – Lonjakan kekayaan Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, , menjadi perhatian publik setelah data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) menunjukkan peningkatan yang sangat tajam dalam kurun dua tahun terakhir.

Berdasarkan data LHKPN KPK per 17 Juni 2026, putri Menteri Koordinator Bidang Pangan itu tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp9,16 miliar pada 2023 saat masih menjabat Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.

Namun, dalam laporan periodik 2025 setelah menjabat Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, total hartanya tercatat mencapai Rp109,32 miliar.

BACA JUGA:  Target Utama DPC PPP Majalengka: Pastikan Target 7 Kursi di Pemilu 2029 ‎

Artinya, dalam sekitar dua tahun, kekayaan Zita bertambah sekitar Rp100,16 miliar, atau melonjak lebih dari 1.000 persen. Jika dirata-ratakan, nilai kekayaannya bertambah lebih dari Rp4 miliar setiap bulan.

Sebelumnya, saat pertama kali menjabat Utusan Khusus Presiden pada November 2024, Zita melaporkan harta senilai Rp47,65 miliar. Jumlah tersebut kemudian meningkat menjadi Rp89,75 miliar pada akhir 2024 dan kembali naik menjadi Rp109,32 miliar dalam laporan periodik 2025.

Dalam dokumen LHKPN, aset terbesar berasal dari tanah dan bangunan senilai Rp52,29 miliar yang tersebar di Depok, Lampung Selatan, dan Jakarta Timur.

BACA JUGA:  Satgas Yonif 123/Rajawali Wujudkan Ketahanan Pangan di Pedalaman Papua Selatan

Selain itu, ia juga melaporkan:

Kendaraan: Rp4,4 miliar

Harta bergerak lainnya: Rp32,3 miliar

Surat berharga: Rp11,88 miliar

Kas dan setara kas: Rp6 miliar

Harta lainnya: Rp2,44 miliar

Menariknya, seluruh aset tersebut dilaporkan tanpa utang, sehingga total kekayaan bersih yang tercatat mencapai Rp109.325.511.209.

Lonjakan nilai kekayaan yang sangat signifikan dalam waktu relatif singkat tersebut kini menjadi sorotan dan memunculkan pertanyaan publik mengenai sumber pertumbuhan aset yang dilaporkan dalam LHKPN. (Tim)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *