Suararepublik.com Salak – Polri Untuk Masyarakat benar – benar di rasakan oleh masyarakat itu sendiri, terbukti Kehadiran Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumangger yang di dampingi Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan, S.T., S.I.K., M.H di Dusun III Lae Rambung Desa Lae Langge Namuseng Kecamatan STTU Julu guna meresmikan Revitalisasi Peresmian Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi oleh Polres Pakpak Bharat, Kamis 28 Mei 2026 sekira pukul 10.45 wib, Kepala Desa Lae Langge Namuseng mengatakan Jembatan ini rusak parah dan hanya bisa di lewati pejalan kaki dan pengendara Sp. Motor mulai sejak tahun 2021, berbagai upaya telah di lakukan masyarakat namun kerusakannya bertambah parah, dan sekarang berkat Kepedulian Polres Pakpak Bharat yang bersinergi dengan Pemkab Pakpak Bharat akhirnya Jembatan ini bisa berfungsi kembali seperti sedia kala, kami sangat berterima kasih karena jembatan ini sudah rampung dan bisa di lalui kembali, ” Liasate Polri khususnya Polres Pakpak Bharat “, ujar Kepala Desa bersama masyarakat Desa Lae Langge Namuseng khususnya kaum Ibu – ibu.
Turut hadir dalam kegiatan peresmian Jembatan Merah Putih tersebut Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumangger, Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan, S.T., S.I.K.,M.H., para PJU Polres Pakpak Bharat diantaranya : Ps, Kabag Ops AKP Mulia P. Simamora, S.H.,Ps. Kabag SDM AKP Raymond B Hall, Kasat Lantas Iptu Lambok D Sihotang, Kapolsek Salak Iptu Tumpal Sitorus, S.H., PLH. Kasat Intelkam Ipda Irwansyah Tarigan, SP.d.,M.H, Kanit Tipikor Ipda R. Sipayung, Paur Log Ipda Nurman Harahap, S.H., Camat STTU Julu, Kades Lae Langge Namuseng dan perangkat Desa serta masyarakat dusun III.
Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan, S.T., S.I.K.,M.H melalui Kasi Humas AKP Amron Simanullang S.H menambahkan mudah – mudahan dengan rampungnya Revitalisasi Jembatan Merah Putih di Dusun III Lae Langge Namuseng ini dapat membantu warga masyarakat dalam beraktivitas setiap hari, baik pejalan kaki, pengendara Sp. Motor maupun Mobil Roda 4 atau lebih bisa melewati Jembatan ini lagi seperti sedia kala, hasil bumi berupa Sayur, Kopi maupun Jagung dari masyarakat di sini segera terakomodasi dan bisa di pasarkan, pungkas AKP Amron Simanullang, S.H. (Tim)








