MOROTAI | SuaraRepublik.com — Perkemahan Bakti dan Lomba Mabicab Cup II 2026 di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, berakhir pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, mengingatkan peserta bahwa tujuan utama kepramukaan bukan sekadar memenangkan perlombaan.
Dalam sambutan penutupan, Umar mengatakan Gerakan Pramuka merupakan ruang pembentukan karakter generasi muda. Nilai yang perlu dibawa pulang peserta, kata dia, adalah kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.
“Gerakan Pramuka bukan sekadar wadah untuk mengikuti perlombaan dan meraih kemenangan, tetapi lebih dari itu merupakan tempat membentuk karakter generasi muda agar menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa pengabdian,” ujar Umar.
Ia meminta nilai-nilai tersebut tidak berhenti setelah kegiatan perkemahan selesai. Peserta diharapkan menerapkannya dalam kehidupan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Menurut Umar, pembinaan kepramukaan memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga peduli terhadap lingkungan dan pembangunan daerah.
Mabicab Cup II 2026 diikuti ribuan anggota Pramuka. Rangkaian kegiatannya meliputi perkemahan, bakti sosial, dan berbagai perlombaan.
Umar menyampaikan apresiasi kepada peserta, pembina, panitia, aparat TNI-Polri, serta pihak lain yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia berharap Mabicab Cup II menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk melahirkan anggota Pramuka yang berkarakter dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.









Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.