SuaraRepublik.com || ASAHAN, SUMATERA UTARA — Bupati Asahan, Taufik Z. Abidin, menyampaikan janji memberikan penghargaan kepada kader Posyandu terbaik. Kader yang beragama Islam disebut akan mendapatkan hadiah berupa ibadah umrah, sementara kader nonmuslim akan diberikan uang tunai.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Asahan saat membuka Jambore Kader Posyandu ke-XIII tingkat Kabupaten Asahan yang berlangsung di Alun-alun Rambate Rata, Kisaran, Sumatera Utara, Minggu (13/09/2026).
“Kader terbaik yang beragama Islam akan mendapat hadiah umrah, sedangkan bagi yang nonmuslim akan diberikan hadiah uang tunai,” terang Taufik Z. Abidin, Minggu (13/09/2026).
Menurut Bupati, pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap para kader yang selama ini berperan dalam membantu pelayanan kesehatan masyarakat.
Ia menjelaskan, kegiatan jambore tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan peningkatan kemampuan para kader agar semakin andal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sejumlah kegiatan disiapkan dalam jambore tersebut, di antaranya senam sehat bersama, sarasehan Bupati dengan pemangku wilayah dan kader, perlombaan keterampilan dasar, serta pemeriksaan mata gratis.
Saat ini, disebutkan terdapat hampir 950 Posyandu yang tersebar di 25 kecamatan di Kabupaten Asahan. Jambore tersebut diikuti perwakilan kader dari masing-masing kecamatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, dr. Hari Sapna, mengatakan bahwa pelaksanaan Jambore Kader Posyandu 2026 diarahkan untuk memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten, kecamatan, desa dan kelurahan.
“Peningkatan kompetensi merupakan salah satu faktor utama. Dengan kemampuan yang semakin baik, diharapkan kader dapat memberikan pelayanan terbaik,” terang dr. Hari Sapna.
Dalam kesempatan tersebut, komitmen pemberian penghargaan kepada kader terbaik kembali ditegaskan. Bupati menyampaikan bahwa kader Posyandu muslim yang dinilai terbaik akan mendapatkan hadiah umrah, sedangkan kader nonmuslim akan memperoleh uang tunai.
“Kami berjanji akan memberikan hadiah umrah kepada kader Posyandu muslim yang terbaik, sedangkan bagi nonmuslim akan diberikan uang tunai,” demikian keterangan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Pernyataan tersebut tentu menjadi perhatian para kader Posyandu. Selain menjadi bentuk apresiasi, janji penghargaan tersebut juga perlu ditindaklanjuti dengan mekanisme penilaian yang jelas, transparan, dan adil, sehingga seluruh kader memiliki kesempatan yang sama berdasarkan kinerja dan kompetensinya.
SuaraRepublik.com juga membuka ruang hak jawab dan hak koreksi bagi Bupati Asahan, Pemerintah Kabupaten Asahan, Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, maupun pihak terkait apabila terdapat informasi yang perlu diluruskan.
Dalam pemberitaan ini, pemberian umrah dan uang tunai masih merupakan janji atau komitmen yang disampaikan dalam kegiatan, bukan laporan bahwa hadiah tersebut telah diberikan. SuaraRepublik.com tetap menjunjung asas praduga tak bersalah dan Kode Etik Jurnalistik, serta mengedepankan prinsip verifikasi dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan.
Kategori: Pemerintahan
Penulis: Eko
Editor: Redaksi













