banner 325x300
banner 325x300
Pendidikan

Revitalisasi 70 Sekolah PAUD Di Majalengka,Dukung Penuh Program Wajib Belajar 13 Tahun (Termasuk 1 Tahun Pra SD)

×

Revitalisasi 70 Sekolah PAUD Di Majalengka,Dukung Penuh Program Wajib Belajar 13 Tahun (Termasuk 1 Tahun Pra SD)

Sebarkan artikel ini

MAJALENGKA,Suararepublik.com – Pemerintah Kabupaten Majalengka terus memperkuat fondasi pendidikan sejak usia dini melalui program revitalisasi satuan pendidikan jenjang PAUD. Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, sebanyak 70 sekolah telah direvitalisasi, dan jumlah tersebut berpotensi terus bertambah seiring berjalannya proses verifikasi serta usulan tambahan dari berbagai wilayah.

‎Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, H.Umar Ma’ruf, S.Sos., M.Si., melalui Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas), Budie Winarto, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Kemendikdasmen, Bupati Majalengka, Wakil Bupati Majalengka, serta seluruh jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka atas perhatian serius yang diberikan terhadap kebutuhan rehabilitasi gedung sekolah PAUD di daerah tersebut.

‎“Kami menyambut baik dan sangat mengapresiasi dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) atas terlaksananya revitalisasi sekolah jenjang PAUD di Kabupaten Majalengka. Hingga saat ini tercatat 70 sekolah telah dipulihkan, dan jumlah tersebut masih terbuka kemungkinan untuk bertambah seiring masuknya usulan-usulan baru yang masih dalam proses kajian,” papar Budie Winarto mewakili Kepala Dinas Pendidikan.
‎‎

Langkah ini merupakan dukungan nyata terhadap kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun yang mencakup 1 tahun pendidikan Pra SD. Menurutnya, pembenahan tidak sebatas bangunan semata: “Upaya ini bukan sekadar memperbaiki bangunan, melainkan bentuk nyata kami mendukung sepenuhnya Program Wajib Belajar 13 Tahun. Dengan fondasi pendidikan yang kokoh sejak usia dini, kita siapkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkepribadian kuat dan siap melangkah hingga jenjang pendidikan tertinggi.”

‎Peningkatan sarana dan prasarana diharapkan dapat memperluas akses pendidikan yang merata dan berkualitas hingga ke pelosok desa, sehingga minat orang tua menyekolahkan anak usia dini makin meningkat serta perkembangan anak berjalan optimal. “Kami berharap dukungan ini terus berlanjut, sehingga pelayanan pendidikan yang merata dan berkualitas benar-benar dapat dirasakan masyarakat hingga ke wilayah terjauh,” tegasnya.***

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *