PT BSPC dan PT GEL Diminta Buka Sistem Pengadaan BBM

Dugaan pasokan BBM ke kawasan pertambangan PT BSPC dan PT GEL turut menimbulkan pertanyaan mengenai mekanisme pengadaan bahan bakar kedua perusahaan.

Kedua perusahaan perlu memberikan penjelasan mengenai:

  • Identitas pemasok dan dasar kerja sama pengadaan BBM.
  • Jenis serta asal-usul bahan bakar yang diterima.
  • Legalitas pemasok dan pengangkut.
  • Keabsahan surat jalan serta dokumen transaksi.
  • Catatan volume, penerimaan, dan penggunaan BBM.
  • Prosedur pemeriksaan legalitas sebelum BBM digunakan dalam operasional tambang.

Klarifikasi perusahaan penerima menjadi penting untuk memastikan bahwa kebutuhan operasional pertambangan dipenuhi melalui rantai pasok yang dapat dipertanggungjawabkan.

PT Parade, PT ECN, PT Maxel, dan PT Victory Perlu Klarifikasi

Nama PT Parade, PT ECN, PT Maxel, dan PT Victory yang disebut dalam informasi mengenai distribusi BBM tersebut perlu dikonfirmasi secara langsung.

Redaksi mendorong masing-masing perusahaan menjelaskan peran mereka dalam pengangkutan, penerbitan atau penggunaan surat jalan, asal-usul BBM, serta hubungan kerja sama dengan pihak pemasok maupun penerima.

Apabila ditemukan indikasi pelanggaran, penanganan harus dilakukan berdasarkan bukti yang sah dan sesuai ketentuan hukum. Sebaliknya, apabila kegiatan tersebut memiliki legalitas yang lengkap, dokumen dan penjelasan resmi perlu diberikan untuk meluruskan informasi yang berkembang.

Kapolda Sumsel dan Polres Muba Diminta Berikan Kepastian

Dugaan distribusi BBM yang belum jelas legalitasnya tidak boleh dibiarkan menjadi polemik tanpa kepastian. Publik membutuhkan penjelasan apakah informasi tersebut benar, apakah telah dilakukan pemeriksaan, dan apakah terdapat pelanggaran dalam rantai distribusinya.

Polda Sumsel dan Polres Muba diharapkan menelusuri persoalan ini secara transparan dan profesional, bukan hanya memeriksa kendaraan yang melintas, tetapi juga mengungkap sumber BBM, pemasok, dokumen pengangkutan, serta pihak penerima apabila ditemukan bukti yang mengarah pada pelanggaran.

Redaksi membuka ruang konfirmasi dan hak jawab kepada PT Parade, PT ECN, PT Maxel, PT Victory, PT BSPC, PT GEL, serta seluruh pihak terkait.

Catatan Redaksi: Seluruh dugaan dalam pemberitaan ini masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. Penyebutan nama perusahaan tidak dimaksudkan sebagai kesimpulan bahwa pihak terkait telah melakukan pelanggaran. Pemberitaan mengedepankan asas praduga tak bersalah, keberimbangan, hak jawab, dan Kode Etik Jurnalistik.

Kategori: Investigasi
Penulis: Team SR
Editor: Redaksi