Apakah polisi benar-benar rendah hati dan mendekat ke masyarakat, atau justru menjauh dan menyulitkan korban?

Apakah kepastian hukum berlaku untuk semua, atau hanya bagi mereka yang dilindungi kekuasaan?
Apakah transparansi dan pengawasan internal sungguh berjalan, atau penyimpangan dibiarkan tertutup rapat?

Kapolri, jangan biarkan janji itu tinggal di pidato. Suruh pimpinan yang baru di Sumut menindaklanjuti instruksi Wapres, memeriksa siapa yang bermain di balik layar, dan memulihkan nama baik keluarga yang diburu karena berbuat benar.

Karena jika kasus yang sudah disentuh langsung oleh Wakil Presiden saja bisa diabaikan begitu saja, maka siapa pun warga biasa yang berani berharap pada keadilan kepolisian?

“Kami tidak meminta istimewa. Kami hanya minta diperlakukan adil seperti orang lain. Itu hak kami dan kasus ini dapat di selesaikan dangan baik,” ucap perwakilan keluarga korban. (Tim)