banner 325x300
banner 325x300
BeritaDaerahHukumKriminalPeristiwaTNI/POLRIViral

Surat Aksi Demo Tak Kunjung Diterima, Keluarga Korban Jadi Tersangka dan DPO Teriak Minta Tolong hingga Pingsan

×

Surat Aksi Demo Tak Kunjung Diterima, Keluarga Korban Jadi Tersangka dan DPO Teriak Minta Tolong hingga Pingsan

Sebarkan artikel ini

Suararepublik.com Medan, 21 September 2026 — Suasana di ruang Satintelkam Polrestabes Medan mendadak ricuh. Keluarga yang mengaku sebagai korban pencurian namun kemudian menjadi tersangka dan DPO datang untuk menyampaikan surat pemberitahuan aksi demonstrasi.

Keluarga menyebut mereka sebelumnya disuruh penyidik Polsek Pancur Batu, Brigadir Shinto Sembiring, untuk menangkap orang yang diduga sebagai pelaku pencurian.

Namun, setelah hampir dua jam menunggu, surat pemberitahuan aksi tersebut disebut belum juga diterima. Pihak keluarga mengaku hanya mendapat jawaban bahwa petugas masih melakukan koordinasi.

BACA JUGA:  " PROFESOR LISTYO SIGIT " di Balik Strategi Amankan Jakarta! Agus Flores : Says Sampai Kehabisan Kata, Metodenya Mantap Kali!

Menurut keluarga, petugas tidak menjelaskan secara rinci dengan siapa koordinasi dilakukan terkait surat pemberitahuan tersebut.

Situasi kemudian memanas. Pihak keluarga menilai personel Satintelkam diduga berupaya menolak penerimaan surat dengan berbagai alasan.

Dalam suasana tersebut, keluarga juga mempertanyakan dua laporan yang mereka klaim hingga kini belum diproses. Salah satunya laporan terkait tudingan fitnah, di mana orang tua terduga pelaku pencurian disebut menuduh korban melakukan pemerasan sebesar Rp250 juta.

Laporan lainnya disebut terkait dugaan penipuan bermodus surat perdamaian yang dilaporkan ke Polda Sumut.

BACA JUGA:  Gerak Cepat TNI Bantu Tangani Dampak Banjir Bandang di Kabupaten Solok Sumbar

“Kedua laporan tersebut sampai sekarang tidak diproses,” teriak salah seorang anggota keluarga di Polrestabes Medan.

Mereka juga meneriakkan, “Tolong kami, Pak Prabowo, tolong kami pak Gibran!”

Di tengah situasi tersebut, seorang perempuan dari pihak keluarga disebut sempat pingsan di depan kantor Kapolrestabes Medan. Menurut informasi dari keluarga, perempuan tersebut sebelumnya sempat terlibat cekcok dengan petugas dan merasa dipermainkan saat hendak menyampaikan surat aksi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh penjelasan resmi dari Polrestabes Medan mengenai alasan surat pemberitahuan aksi tersebut belum diterima maupun terkait situasi yang sempat memanas. (Tim)

BACA JUGA:  HUT Ke-81 PMI, PMI Bali Perkuat Semangat Peduli, Bergerak, Bersama
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *