Beliau adalah pensiunan PNS yang mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk sesama, dengan jabatan terakhir Kabid Linjamsos di Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat. Bahkan anak-anak dan penerusnya pun kini telah menapaki jejak yang sama — menjadi Kepala Dinas dan Asisten di lingkungan Pemprov Sumatera Barat. Sebuah warisan mulia yang diturunkan bukan dengan harta, melainkan dengan teladan yang hidup.

“Irwan Basir Datuak Rajo Alam itu sudah pakarnya di dalam memimpin organisasi. Mempunyai jaringan yang luas, dan mampu bekerjasama dengan pemangku kepentingan yang ada,” tegas Isa, yang juga Koordinator UKC (Ulak Karang Community).


Inilah pemimpin yang kita butuhkan — bukan yang hanya pandai berbicara, tetapi yang berbicara dengan karyanya. Bukan yang mencari kedudukan, tetapi yang kedudukan mencarinya karena kepercayaan rakyat.

Semoga Musda IX LKAAM Kota Padang pada 22 September nanti menjadi persembahan yang indah. Semoga mufakat bersatu, semoga adat terjaga, dan semoga LKAAM Kota Padang — di bawah kepemimpinan yang baru — kembali melangkah tegap, dihormati, dan memberkati.

Karena adat bersendi hukum, hukum bersendi kitabullah. Dan pemimpin yang baik adalah yang memimpin dengan hati.(Tb Mhd Arief Hendrawan)