banner 325x300
banner 325x300
Berita

Satgas Karhutla TNI Mediasi Masyarakat dan Korporasi di Melawi

×

Satgas Karhutla TNI Mediasi Masyarakat dan Korporasi di Melawi

Sebarkan artikel ini

Suara Republik.com: Irsof

(Puspen TNI). Satgas Karhutla Mabes TNI Wilayah Melawi yang dipimpin Brigjen TNI Luqman Arief memediasi penyelesaian persoalan dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) antara masyarakat dengan PT Rafi Kamajaya Abadi (RKA) di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Rabu (9/9/2026). Mediasi tersebut menghasilkan komitmen perusahaan untuk membantu kebutuhan masyarakat terdampak Karhutla.

Upaya tersebut melibatkan Pemerintah Kabupaten Melawi, tokoh adat, tokoh masyarakat, perwakilan warga, dan pihak perusahaan. Satgas Karhutla TNI mengedepankan dialog untuk menjembatani kepentingan masyarakat sekaligus mendorong langkah konkret dalam penanganan dampak Karhutla.

BACA JUGA:  Berawal dari Laporan Warga, Polisi Gerebek Diduga Sarang Narkoba di Kandibata

Hasil mediasi diwujudkan melalui komitmen PT Rafi Kamajaya Abadi untuk mendukung masyarakat dengan peralatan pemadaman Karhutla, alat pelindung diri (APD), obat-obatan, dan kebutuhan pendukung lainnya. Sebagai bentuk realisasi, perusahaan menyerahkan bantuan berupa peralatan pemadaman api, obat-obatan, dan vitamin kepada perwakilan masyarakat.

Wakil Bupati Melawi Malin mengapresiasi mediasi yang dilakukan dan menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus menggandeng Satgas Karhutla TNI dalam pencegahan dan penanganan Karhutla. Pendekatan serupa juga diharapkan dapat diterapkan dalam penyelesaian persoalan Karhutla di wilayah lainnya.

BACA JUGA:  Polres Lhokseumawe Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Nek Aminah, 25 Adegan Diperagakan

TNI berkomitmen terus hadir dalam penanganan Karhutla dengan mengedepankan komunikasi, pendekatan persuasif, dan sinergi seluruh elemen untuk memberikan solusi serta melindungi masyarakat dari dampak kebakaran hutan dan lahan.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *