banner 325x300
banner 325x300
BeritaNasionalPemerintahPeristiwaViral

Tegal Danas Darurat Debu, Warga Desak Penanganan Serius Atas Tumpahan Material Truk Cor

×

Tegal Danas Darurat Debu, Warga Desak Penanganan Serius Atas Tumpahan Material Truk Cor

Sebarkan artikel ini

Suararepublik.com Cikarang Pusat, 5 Agustus 2026 – Kondisi lingkungan di kawasan Tegal Danas, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, kembali menjadi sorotan. Warga mengeluhkan tebalnya debu yang setiap hari menyelimuti ruas jalan, permukiman, hingga tempat usaha. Debu tersebut diduga berasal dari tumpahan material beton (cor-coran) yang tercecer dari truk molen dan kendaraan pengangkut material lainnya.

Saat musim kemarau, material beton yang mengering di badan jalan hancur akibat dilindas kendaraan bertonase besar, kemudian berubah menjadi debu halus yang beterbangan. Kondisi ini dinilai mengganggu aktivitas masyarakat, menurunkan kualitas udara, serta berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, terutama pada saluran pernapasan.

BACA JUGA:  Polda Metro Jaya Bongkar Dugaan TPPO dan Eksploitasi Seksual terhadap 8 Anak di Bekasi, Pelaku Raup Ratusan Juta Rupiah Setiap Bulan

Selain berdampak terhadap kesehatan, warga juga mengaku dirugikan secara ekonomi. Debu yang terus beterbangan mengotori rumah, kendaraan, hingga lapak para pedagang sehingga mereka harus membersihkan barang dagangan berulang kali setiap hari. Tidak sedikit warga yang juga mengkhawatirkan meningkatnya risiko kecelakaan akibat sisa material beton yang mengeras di permukaan jalan.

Sebagai bentuk protes, masyarakat memasang spanduk bertuliskan “Tegal Danas Darurat Debu” di sejumlah titik. Warga berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera mengambil langkah nyata, mulai dari penertiban armada pengangkut material, kewajiban membersihkan tumpahan beton, hingga penyiraman jalan secara rutin agar pencemaran debu dapat diminimalkan.

BACA JUGA:  Danrem 173/PVB Lakukan Sertijab Danyonif 753/AVT

Menanggapi keluhan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi menyatakan telah melakukan pemeriksaan ke lokasi dan melakukan inspeksi terhadap sejumlah fasilitas batching plant yang diduga berkaitan dengan sumber pencemaran. DLH juga menyiagakan mobil tangki air untuk membantu mengurangi debu di ruas jalan terdampak sambil menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Masyarakat berharap penanganan tidak berhenti pada langkah sementara, melainkan disertai solusi permanen agar Tegal Danas terbebas dari ancaman polusi debu dan masyarakat dapat kembali menikmati lingkungan yang sehat, aman, serta nyaman untuk beraktivitas. (Tim)

BACA JUGA:  " Bukan Baru yang menyatukan kita tapi kasih " Satgas Yonif 645/GTY Pos Kurima melaksanakan Gotong - Royong untuk pembangunan Klasis di Tanah Papua
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *