Suara Republik.Com
Sangata, 31 Agustus 2026
Polres Kutai Timur melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) melakukan pemeriksaan keamanan makanan dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Polres Kutai Timur, Senin (31/8/2026).
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat memenuhi standar keamanan dan layak dikonsumsi. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan sejumlah pengujian, mulai dari pemeriksaan kimiawi hingga uji organoleptik.
Kapolres Kutai Timur AKBP Aryansyah mengatakan, pengawasan terhadap makanan MBG merupakan bagian dari upaya kepolisian memastikan program tersebut berjalan dengan aman, khususnya dari sisi keamanan pangan.
“Pemeriksaan ini kami lakukan sebagai bentuk pengawasan dan kehati-hatian untuk memastikan makanan yang diberikan kepada masyarakat, khususnya anak-anak, benar-benar aman dan layak dikonsumsi,” ujar Aryansyah.
Dalam pemeriksaan kimiawi, petugas melakukan pengujian terhadap sejumlah zat berbahaya yang berpotensi terdapat dalam makanan, yakni sianida, formalin, boraks, arsen, dan nitrit.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh parameter pengujian tersebut dinyatakan memenuhi ketentuan atau tidak menunjukkan adanya kandungan yang menjadi indikator bahaya dalam makanan yang diperiksa.
Selain uji kimiawi, petugas juga melakukan uji organoleptik terhadap makanan, meliputi bentuk, warna, bau dan rasa. Seluruh aspek yang diperiksa dinyatakan memenuhi persyaratan.
Adapun menu MBG yang diperiksa terdiri dari nasi putih, ayam serondeng, tempe krispi, tumis kol dan wortel serta buah naga. Menu tersebut disiapkan dalam dua kategori porsi, yakni porsi kecil dan porsi besar.
Porsi kecil diperuntukkan bagi siswa, sedangkan porsi besar diberikan kepada guru. Sasaran penerima MBG dalam kegiatan tersebut tercatat sebanyak 1.950 orang, dengan jumlah penerima juga mencapai 1.950 orang.
Aryansyah menegaskan, pengawasan tidak hanya berorientasi pada jumlah makanan yang tersalurkan, tetapi juga memastikan aspek keamanan dan kelayakan makanan tetap menjadi perhatian.
“Yang paling penting bukan hanya makanan tersalurkan, tetapi kualitas dan keamanannya juga harus terjamin. Kami akan terus melakukan pengawasan sesuai tugas dan kewenangan yang ada,” tegasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Sidokkes Polres Kutai Timur, seluruh makanan yang diperiksa pada kegiatan tersebut dinyatakan layak untuk dikonsumsi.
Dalam proses distribusi, SPPG Polres Kutai Timur menggunakan dua unit kendaraan operasional MBG. Kegiatan pemeriksaan turut melibatkan personel pengawasan untuk memastikan proses berjalan sesuai ketentuan.







