banner 325x300
banner 325x300
Berita

Rumah Boleh Terdampak Gempa Tapi Pengabdian Tak Boleh Berhenti

×

Rumah Boleh Terdampak Gempa Tapi Pengabdian Tak Boleh Berhenti

Sebarkan artikel ini

Suara Republik.Com

Ende, 28 Agustus 2026

Gempa bumi tidak hanya meninggalkan kerusakan pada bangunan, tetapi juga menghadirkan ujian bagi keluarga-keluarga yang harus kehilangan kenyamanan rumah mereka.

Di antara mereka, terdapat anggota Polri yang tetap memilih berdiri dan menjalankan tugas, meski rumah dan keluarganya sendiri turut terdampak bencana.

Kondisi inilah yang menjadi perhatian Kapolda NTT, Irjen. Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. bersama Ibu Bhayangkari. Jumat (28/8/2026), Kapolda turun langsung menemui anggota Polri yang terdampak gempa sekaligus melihat kondisi tempat tinggal mereka.

Bukan sekadar kunjungan. Kapolda ingin memastikan secara langsung bahwa anggota beserta keluarganya dalam keadaan baik dan mendapatkan perhatian di tengah situasi sulit yang mereka hadapi.

BACA JUGA:  Lanud Sjamsudin Noor Tebar Manfaat di Hari Bakti ke-79 TNI AU Tahun 2026, Ribuan Warga Kalsel Nikmati Layanan Kesehatan Gratis dan Bazar UMKM Murah

Satu per satu kondisi anggota diperiksa. Bantuan sembako juga diberikan secara langsung, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan bagi keluarga personel yang terdampak.

Di balik tugas menjaga masyarakat, para anggota ini ternyata juga sedang menghadapi persoalan yang sama. Ada rumah yang rusak, ada keluarga yang harus mengungsi, namun tugas untuk memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat tetap mereka jalankan.

Kapolda menyampaikan bahwa perhatian terhadap personel terdampak merupakan tindak lanjut arahan Kapolri. Dukungan juga disiapkan untuk membantu proses renovasi rumah anggota yang mengalami kerusakan akibat gempa.

BACA JUGA:  8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships Resmi Dibuka

Bagi para anggota, perhatian tersebut menjadi penguat. Bahwa ketika mereka berada di garis depan membantu masyarakat, mereka pun tetap menjadi bagian dari keluarga besar Polri yang tidak akan dibiarkan menghadapi kesulitan seorang diri.

Pemulihan pun dilakukan bersama. Jajaran Polda NTT diarahkan untuk terus melakukan patroli di rumah-rumah warga yang ditinggalkan akibat gempa, sekaligus membantu membersihkan rumah yang mengalami kerusakan.

Harapannya, ketika kondisi telah dinyatakan aman dan warga diperbolehkan kembali, rumah-rumah tersebut sudah lebih siap untuk ditempati maupun diperbaiki.

BACA JUGA:  Gelar Pelatihan P3H, PW SEMMI Sulsel Targetkan 10.000 UMKM Terima Manfaat Melalui Program Pendampingan Sertifikasi Halal

Karena dalam bencana, yang diuji bukan hanya kekuatan bangunan, tetapi juga kekuatan untuk saling menjaga.

Hari itu, Kapolda datang bukan hanya sebagai pimpinan, tetapi sebagai bagian dari keluarga besar Polri yang ingin memastikan bahwa setiap anggotanya tetap memiliki tempat untuk pulang dan harapan untuk bangkit.

Rumah mungkin rusak diterpa gempa. Namun kepedulian, kebersamaan, dan semangat pengabdian tetap harus berdiri tegak.

 

Sumber : Humas Polda Kaltim

Penulis : Aroel Mandang

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *