Suara Republik.Com
Sangatta, 13 Agustus 2026
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Jalan Kajang Mekar RT 30, Kelurahan Singa Geweh, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur. Kebakaran menghanguskan sekitar 0,5 hektare lahan yang ditumbuhi rumput gambut.
Polsek Sangatta Utara bersama tim gabungan turun melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas. Pemadaman melibatkan BPBD, Bhabinkamtibmas Kelurahan Singa Geweh dan Desa Sangatta Selatan, Tagana, Masyarakat Peduli Api (MPA) Sangatta Selatan, Destana Singa Geweh serta KPHP.
Dalam penanganan tersebut, BPBD mengerahkan satu unit water supply. Selain itu, tim menggunakan dua unit sepeda motor dan satu unit kendaraan KPHP untuk mendukung proses pemadaman dan mobilisasi personel di lokasi.
Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang Eko mengatakan, penanganan karhutla dilakukan secara bersama-sama untuk memastikan api tidak merambat ke area lain.
“Kami bersama tim gabungan langsung melakukan penanganan di lokasi. Fokus kami memastikan api dapat dipadamkan dan tidak meluas, mengingat kondisi cuaca yang panas dapat mempercepat penyebaran api,” ujar AKP Bambang Eko.
Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, tidak terdapat rumah maupun warga yang terdampak akibat kebakaran tersebut. Tidak ada laporan korban jiwa maupun warga yang harus dievakuasi.
Hingga dilakukan penanganan, penyebab kebakaran belum diketahui. Pemilik lahan yang terbakar juga masih belum teridentifikasi.
Kapolsek mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat meluas, terutama pada kondisi cuaca panas dan lahan yang mudah terbakar,” tegasnya.
Polsek Sangatta Utara bersama unsur terkait juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran lahan di lingkungan sekitar.
Penanganan karhutla di Jalan Kajang Mekar berlangsung aman dan terkendali. Tim gabungan terus melakukan langkah pencegahan guna mengantisipasi munculnya kembali titik api di wilayah tersebut.







