Dansatgas Teritorial Koops TNI Habema, Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan, menyampaikan bahwa pembangunan Kampung Papua Damai merupakan bagian dari upaya menghadirkan negara yang dekat dengan masyarakat melalui pendekatan keamanan, kemanusiaan, dan kesejahteraan.

Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan menciptakan kondisi yang aman, tetapi juga membantu membuka ruang agar kehidupan masyarakat dapat kembali tumbuh dan berkembang.

“Kampung Papua Damai adalah wujud nyata bahwa kedamaian harus dirasakan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Ketika masyarakat dapat berkebun dengan tenang, anak-anak dapat belajar, pelayanan kesehatan berjalan, adat tetap terjaga, dan perekonomian masyarakat berkembang, di situlah makna kehadiran negara benar-benar dirasakan”, Tuturnya.

Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan, juga menegaskan bahwa keberhasilan membangun perdamaian di Papua membutuhkan kebersamaan seluruh elemen. Masyarakat merupakan bagian utama dalam menjaga dan mempertahankan keberlanjutan kedamaian tersebut.

“TNI hadir bersama masyarakat, bukan menggantikan masyarakat. Dengan sinergi antara adat, gereja, pemerintah, masyarakat, dan aparat keamanan, kita bersama-sama membangun Papua yang aman, damai, dan sejahtera dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.”

Konsep Kampung Papua Damai menempatkan masyarakat sebagai progres utama dalam proses pembangunan. Adat berperan menjaga identitas dan nilai-nilai budaya, gereja memperkuat nilai kemanusiaan dan rekonsiliasi, pemerintah menghadirkan pelayanan publik, sedangkan aparat keamanan menciptakan ruang yang aman agar seluruh proses pembangunan dapat berjalan dengan baik.

Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kampung Hitadipa Damai menjadi simbol bahwa kemerdekaan tidak hanya diperingati melalui upacara dan pengibaran bendera, tetapi juga diwujudkan melalui kehidupan masyarakat yang semakin aman, sejahtera, dan bermartabat. Kemerdekaan pada akhirnya memiliki makna ketika masyarakat dapat menjalani kehidupan secara tenang, mempertahankan identitas budaya, memperoleh pelayanan dasar, serta memiliki kesempatan untuk membangun masa depan di tanahnya sendiri.

Kepala Distrik Hitadipa, Soleman Bilambani Sloiman, mewakili seluruh masyarakat Distrik Hitadipa menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian, kepedulian, bantuan, dan pengabdian yang telah diberikan kepada masyarakat Hitadipa. Menurutnya, berbagai bentuk dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih aman, sejahtera, dan penuh harapan.

(Sumber: Koops TNI Habema)

Autentikasi : Letkol Inf M.Wirya Arthadiguna (Kapen Koops TNI Habema)