MOROTAI | SuaraRepublik.com — Menjelang pembukaan Morotai Festival (Morofest) 2026, kualitas jaringan Telkomsel di Daruba, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, dikeluhkan warga. Gangguan yang dirasakan sejak Sabtu siang, 24 Oktober 2026, berlanjut hingga Minggu, 25 Oktober, saat rangkaian kegiatan pra-Morofest mulai berlangsung.

Jaena, salah satu warga, mengatakan kualitas jaringan Telkomsel di Daruba justru semakin memburuk menjelang pembukaan resmi festival yang dijadwalkan berlangsung Senin, 26 Oktober 2026. Kondisi tersebut mengganggu akses komunikasi dan internet masyarakat.

Keluhan serupa disampaikan Rio, warga Morotai lainnya. Ia mengaku kesulitan mengakses media sosial, terutama untuk mempublikasikan kegiatan pra-Morofest yang berlangsung pada Sabtu malam.

Buruknya koneksi internet dinilai menghambat penyebaran informasi dan dokumentasi kegiatan melalui platform digital. Padahal, akses jaringan dibutuhkan masyarakat untuk membagikan berbagai aktivitas menjelang pelaksanaan festival.

Gangguan ini menjadi keluhan tersendiri di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Morofest 2026. Pembukaan resmi festival dijadwalkan berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026.

Hingga berita ini disusun, penyebab buruknya kualitas jaringan Telkomsel di Morotai belum diketahui. Belum ada keterangan resmi dari pihak Telkomsel mengenai keluhan warga tersebut.

Pihak Telkomsel diharapkan memberikan penjelasan mengenai penyebab gangguan serta langkah penanganan untuk memulihkan kualitas jaringan, terutama menjelang dan selama rangkaian Morofest 2026 berlangsung.