Suara Republik.Com
Sangatta, 16 Juli 2026
Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Kutai Timur kembali melakukan pemeriksaan keamanan pangan terhadap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diproduksi oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Kutai Timur, Kamis (16/7/2026).
Pemeriksaan dilakukan di SPPG Polres Kutai Timur sebelum makanan didistribusikan kepada para penerima manfaat. Kegiatan dipimpin personel Sidokkes bersama tim pengawasan untuk memastikan seluruh makanan memenuhi standar keamanan pangan dan layak dikonsumsi.
Tim pemeriksa terdiri dari AIPDA Ariyanto, dari Sidokkes, didampingi Bripka Sayful dari Siwas, Brigpol Yasinta dari Provost, dan Bripda Widi Faris Santosa dari Sidokkes.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas melakukan uji kimiawi terhadap kandungan sianida, formalin, boraks, arsen, dan nitrit. Hasilnya menunjukkan seluruh sampel makanan negatif dari zat berbahaya tersebut.
Selain itu, dilakukan pula uji organoleptik meliputi bentuk, warna, aroma, dan cita rasa makanan. Seluruh indikator dinyatakan memenuhi standar sehingga makanan dinilai aman untuk didistribusikan kepada penerima manfaat.
Menu MBG yang diperiksa terdiri dari nasi putih, ayam goreng kremes, tumis pakcoy jagung, tempe goreng bumbu balado, serta buah pisang moli, yang disiapkan dalam dua jenis porsi, yakni porsi kecil dan porsi besar sesuai kebutuhan penerima.
Sebanyak 451 penerima manfaat memperoleh layanan MBG pada hari tersebut. Penerima terdiri dari 328 peserta Posyandu dan 123 siswa TK Bhayangkara, dengan distribusi menggunakan dua unit kendaraan operasional.
Kapolres Kutai Timur AKBP Aryansyah menegaskan bahwa pengawasan kualitas makanan merupakan bagian penting dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar manfaat yang diterima masyarakat benar-benar sesuai dengan tujuan pemerintah.
“Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya menekankan pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga menjamin keamanan pangan. Karena itu, setiap makanan yang akan didistribusikan harus melalui pemeriksaan kesehatan sehingga masyarakat menerima makanan yang sehat, aman, dan berkualitas,” ujar AKBP Aryansyah.
Ia menambahkan, Polres Kutai Timur berkomitmen menjaga kualitas pelaksanaan program melalui pengawasan yang dilakukan secara rutin oleh Sidokkes dan tim terkait.
“Kami ingin memastikan setiap tahapan, mulai dari pengolahan, pemeriksaan hingga distribusi makanan, berjalan sesuai standar. Dengan demikian, Program MBG benar-benar memberikan manfaat bagi tumbuh kembang anak serta kesehatan masyarakat,” tambahnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh menu MBG yang diproduksi SPPG Polres Kutai Timur dinyatakan layak dikonsumsi dan selanjutnya didistribusikan kepada seluruh penerima manfaat dalam kondisi aman dan sesuai standar keamanan pangan.







