Suara Republik Com
SANGKULIRANG, 24 Juli 2026
Polsek Sangkulirang menggelar rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Program Ketahanan Pangan (Ketapang) Jagung bersama sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah hukumnya, Jumat (24/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang video conference (Vicon) Mapolsek Sangkulirang ini bertujuan mempercepat realisasi program penanaman jagung sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional.
Rapat dipimpin Kapolsek Sangkulirang IPTU Erik Bastian, dan dihadiri Ps. Kanit Binmas AIPDA Eko Sasongko serta perwakilan sejumlah perusahaan, di antaranya PT HAL, PT SKP-CNL, PT Telen, PT MPI, PT WTC, PT TAL, PT BMA/SBS/SKMA, PT EBL, PT BMA, dan PT UTMU.
Dalam rapat tersebut dibahas perkembangan pelaksanaan program penanaman jagung yang melibatkan perusahaan sebagai mitra dalam pemanfaatan lahan produktif.
Hasil evaluasi menunjukkan seluruh perusahaan menyatakan komitmennya untuk mendukung program ketahanan pangan melalui penyediaan lahan dan pelaksanaan penanaman jagung. Beberapa perusahaan bahkan telah memasuki tahap pembukaan lahan, pembersihan lokasi, serta persiapan penanaman sesuai rencana kerja yang telah disusun.
Selain itu, koordinasi antara Polsek Sangkulirang, pihak perusahaan, dan instansi terkait dinilai berjalan baik sehingga diharapkan mampu mempercepat pencapaian target luas tanam jagung di wilayah tersebut.
Dalam rapat juga disepakati bahwa setiap perusahaan akan menyampaikan laporan perkembangan penanaman secara berkala kepada Polsek Sangkulirang sebagai bahan monitoring dan evaluasi.
Kapolres Kutai Timur AKBP Aryansyah, mengatakan Polri mendukung penuh program ketahanan pangan nasional melalui sinergi dengan pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.
“Program ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengapresiasi komitmen perusahaan yang telah mendukung penanaman jagung di wilayah Kutai Timur. Sinergi seperti ini menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar AKBP Aryansyah.
Ia menegaskan jajaran Polres Kutai Timur akan terus melakukan pendampingan dan evaluasi agar setiap tahapan program berjalan sesuai target.
“Kami berharap seluruh pihak terus menjaga koordinasi dan konsistensi dalam pelaksanaannya. Polri siap mengawal program ini agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya swasembada pangan sebagaimana menjadi program prioritas pemerintah,” pungkasnya.
Kegiatan Analisa dan Evaluasi Program Ketahanan Pangan Jagung berlangsung aman, tertib, dan menghasilkan komitmen bersama antara kepolisian dan perusahaan untuk terus mempercepat realisasi penanaman jagung di wilayah hukum Polsek Sangkulirang.







