Suara Republik | Jakarta – Suasana pagi di kawasan Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, pada Sabtu (4/7/2026) terasa berbeda dari biasanya. Ratusan warga tampak berkumpul dengan antusiasme tinggi. Bukan untuk sekadar berolahraga, melainkan untuk menjadi bagian dari aksi kemanusiaan yang besar.
Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (PPPSRS), bersama Badan Pengelola Kalibata City sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan sosial kemasyarakatan. Mulai dari aksi Donor Darah, Khitanan Massal perdana, hingga Penyuluhan Kanker Serviks dan Pemeriksaan Pap Smear bagi kaum perempuan.
Aksi kolaboratif ini terselenggara berkat kerja sama apik dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta, Palang Merah Indonesia (PMI) dan Yayasan Pemerhati Kanker Indonesia. Acara mulia ini turut dihadiri oleh jajaran tokoh penting, di antaranya Ketua Pengurus PPPSRS Kalibata City Hj. Musdalifah Pangka, General Manager (GM) Kalibata City Martiza Melati, Camat Pancoran Iqbal Idham Ramid, Ketua PMI Jakarta Selatan H. Mundari, serta Ketua DMI DKI Jakarta KH. Ma’mun Al Ayyubi.
Membuka jalannya acara, Ketua PPPSRS Kalibata City, Hj. Musdalifah Pangka memberikan sambutan hangat yang menyejukkan hati para warga. Dengan nada penuh ketulusan, ia menekankan pentingnya merawat kebersamaan di lingkungan hunian vertikal.
Menurutnya, hunian Kalibata City bukan hanya sekadar bangunan fisik tempat berteduh dari hujan dan panas. Lebih dari itu, Kalibata City adalah rumah di mana rasa saling peduli, saling menjaga, dan kasih sayang antar sesama tumbuh.
”Hari ini, melalui tetesan darah yang kita donorkan, senyum anak-anak yang berani berkhitan, serta kepedulian kita terhadap kesehatan kaum ibu melalui Pap Smear, kita sedang merajut pondasi kekeluargaan yang lebih kuat di Kalibata City. Mari kita jadikan perbedaan sebagai warna, dan kepedulian sebagai pengikat hati kita semua,” ujar Hj. Musdalifah dengan teduh.
Senada dengan hal tersebut, GM Kalibata City, Martiza Melati, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya kepada jajaran pengurus PPPSRS yang dinilai luar biasa dalam menjalankan fungsi kepengelolaan dan kepenghunian.
Menurutnya, tugas P3SRS bukan hanya terkait pengelolaan operasional, merawat gedung, utilitas serta fasilitas bersama. Namun lebih dari itu, ada aspek kepenghunian, yaitu bagaimana menciptakan hubungan yang harmonis dan bersosialisasi yang positif antar warga seperti hari ini.
Semua kegiatan sosial kemasyarakat (salah satunya Donor Darah) di Kalibata City sudah diagendakan secara rutin dan berkesinambungan serta dinamika komunitas positif semakin tumbuh subur di hunian yang kini telah beroperasi lebih dari 10 tahun ini.
”Warga Kalibata City boleh berbangga, karena di sini ada lebih dari 15 komunitas hobi, olahraga, dan kesenian yang aktif. Ini adalah komitmen rutin kami; contohnya donor darah hari ini adalah yang ke-15 kalinya. Sedangkan untuk khitanan massal, ini adalah kali pertama hasil kerja sama PPPSRS dengan DMI DKI Jakarta,” jelas Martiza.
Tantangan Hunian Padat dan Kebutuhan Kemanusiaan










Tinggalkan Balasan