BeritaNasionalPeristiwaSosialTNI/POLRIViral

Dari Papan Bunga ke Bibit Pohon, Inovasi Kapolres Lhokseumawe Warnai Hari Bhayangkara ke – 80 dengan Semangat Go Green

Suararepublik.com Lhokseumawe – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menghadirkan nuansa berbeda di Polres Lhokseumawe. Melalui sebuah inovasi bertajuk go green, Polres Lhokseumawe menginisiasi penggantian papan bunga ucapan selamat dengan bibit pohon produktif maupun pohon pelindung.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Polres Lhokseumawe mengimbau seluruh instansi, mitra kerja, serta berbagai elemen masyarakat agar ucapan Selamat Hari Bhayangkara tidak lagi diwujudkan dalam bentuk papan bunga, melainkan bibit pohon yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Lhokseumawe dalam mendukung pelestarian lingkungan, mengurangi penggunaan material yang berpotensi menjadi limbah, seperti plastik dan styrofoam, sekaligus mendorong budaya penghijauan di wilayah hukum Polres Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., mengatakan, transformasi budaya seremonial ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Menurutnya, papan bunga hanya memiliki nilai simbolis dan masa pakai yang singkat, sedangkan bibit pohon akan terus tumbuh serta memberikan manfaat ekologis dan sosial dalam jangka panjang.

“Di usia Bhayangkara yang ke-80 ini, kami ingin setiap ucapan selamat dan apresiasi dari para mitra kerja bertransformasi menjadi sesuatu yang hidup, tumbuh, dan bermanfaat bagi alam maupun masyarakat. Pohon akan menghasilkan oksigen, menyerap karbon, membantu mencegah erosi tanah, serta beberapa di antaranya dapat memberikan hasil yang dapat dinikmati masyarakat. Inilah makna pengabdian yang ingin kami wariskan, yaitu memberikan manfaat yang terus berkelanjutan,” ujar Kapolres, Rabu (1/7/2026).

Hingga peringatan Hari Bhayangkara ke-80, ratusan bibit pohon dari berbagai jenis telah diterima panitia, mulai dari pohon buah seperti mangga, alpukat, dan durian, hingga pohon pelindung seperti mahoni dan ketapang kencana. Seluruh bibit tersebut berjajar di halaman depan maupun area dalam Mapolres Lhokseumawe dengan dilengkapi papan ucapan bertuliskan “Selamat Hari Bhayangkara ke-80” beserta nama instansi atau mitra pengirim.

Selanjutnya, seluruh bibit pohon akan didistribusikan dan ditanam secara bertahap di Polsek jajaran Polres Lhokseumawe, lembaga pendidikan, instansi pemerintah, serta sejumlah lokasi yang membutuhkan penghijauan. Kegiatan penanaman massal juga akan melibatkan unsur Muspika, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan komunitas pemuda sebagai bentuk kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Inovasi yang diinisiasi Kapolres Lhokseumawe tersebut mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk pegiat lingkungan dan masyarakat. Program ini dinilai sebagai langkah kreatif yang mampu mengubah tradisi seremonial menjadi gerakan nyata yang memberikan manfaat bagi kelestarian alam.

Melalui gerakan tersebut, Polres Lhokseumawe berharap budaya mengganti papan bunga dengan bibit pohon dapat menjadi inspirasi bagi instansi pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat luas, sehingga setiap momentum seremonial tidak hanya meninggalkan kesan, tetapi juga mewariskan kehidupan melalui pohon yang terus tumbuh untuk generasi mendatang. (Tim)

Exit mobile version