Scroll ke bawah untuk melanjutkan
banner 320x300
banner 325x300
banner 325x300
BeritaPeristiwaSosial

Karya Bakti Skala Besar Kodam I/BB di Gunungsitoli, Pembangunan Jembatan Aramco Capai 57 Persen

×

Karya Bakti Skala Besar Kodam I/BB di Gunungsitoli, Pembangunan Jembatan Aramco Capai 57 Persen

Sebarkan artikel ini

Suararepublik.com Gunungsitoli – Satgas Karya Bakti Skala Besar Kodam I/Bukit Barisan terus mempercepat pembangunan Jembatan Aramco di wilayah Koramil 01/Gunungsitoli, tepatnya di Sungai Bozolimo, Desa Nazalou Lolowua, Kecamatan Gunungsitoli Alooa, Kota Gunungsitoli, Kamis (28/5/2026). Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program bantuan Presiden RI Prabowo Subianto guna membantu meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat di Kepulauan Nias.

Dalam pelaksanaan kegiatan hari ini, personel Satgas melaksanakan pemasangan mal tiang serta melanjutkan pekerjaan penimbunan di area pembangunan jembatan. Hingga saat ini, progres pembangunan jembatan sepanjang tujuh meter tersebut telah mencapai 57 persen.

Pembangunan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan personel Yon TP 903, Yonzipur I/DD, personel Kodim 0213/Nias dan masyarakat sekitar. Sejumlah peralatan seperti cangkul, skop, palu, angkong dan parang digunakan untuk mendukung percepatan pengerjaan di lapangan.

Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy, S.I.P., mengatakan karya bakti skala besar tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD bersama pemerintah dalam membantu masyarakat, khususnya di wilayah Kepulauan Nias yang masih membutuhkan pembangunan infrastruktur dasar.

“Program ini merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di daerah. Kehadiran jembatan ini nantinya diharapkan dapat mempermudah akses transportasi warga, mendukung aktivitas perekonomian masyarakat serta membuka konektivitas antarwilayah yang selama ini terkendala,” ujar Sandy. (Tim)

Sumber: Pendam I/BB

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *