banner 325x300
banner 325x300
Berita

Polres Berau Bersama Lintas Instansi Gelar Rakor Cegah Karhutla

×

Polres Berau Bersama Lintas Instansi Gelar Rakor Cegah Karhutla

Sebarkan artikel ini

Suara Republik.Com

Berau, 14 Agustus 2026

Mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Pemerintah Kabupaten Berau bersama jajaran TNI-Polri dan instansi terkait memperkuat sinergi melalui rapat koordinasi lintas sektor di Ruang Rapat Lantai II BPBD Kabupaten Berau.

Rapat tersebut menjadi langkah bersama untuk menyamakan persepsi, menyusun langkah penanganan, serta memastikan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana dalam menghadapi potensi karhutla di wilayah Kabupaten Berau.

Kegiatan dihadiri Asisten I Pemkab Berau M. Hendratno, Kepala BPBD Berau Masyhadi Muhdi, Pasi Ops Kodim 0902/Berau Kapten Inf Makin Effendi, Kabag Ops Polres Berau AKP Kasiyono, serta sejumlah unsur terkait.

Turut hadir unsur Skuadron 13/Amur Balotta Yudha, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Perkebunan, Manggala Agni, Unit Siaga SAR Berau, KPHP Berau Barat, KPHP Berau Tengah, KPHP Berau Utara, KPHP Berau Pesisir, serta para camat dari sejumlah wilayah di Kabupaten Berau.

Dalam rapat tersebut, kondisi cuaca dan perkembangan potensi karhutla menjadi salah satu pembahasan utama. BMKG menyampaikan bahwa kondisi cuaca perlu menjadi perhatian karena potensi kemudahan terjadinya karhutla dalam beberapa hari ke depan masih berada pada kategori tinggi.

Berdasarkan pemantauan Hari Tanpa Hujan (HTH), wilayah Berau berada pada kategori pendek hingga menengah. Sementara itu, perkembangan hotspot masih bersifat dinamis dengan sejumlah titik terpantau di antaranya berada di Kecamatan Pulau Derawan dan Kecamatan Segah.

Meski berdasarkan citra satelit per 11 Agustus 2026 pukul 11.00 WITA belum ditemukan sebaran asap yang signifikan, seluruh pihak tetap diminta meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah pencegahan sejak dini.

Manggala Agni juga memaparkan berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk menekan risiko karhutla, mulai dari pemantauan secara real-time, patroli pencegahan, penguatan aturan terkait pembukaan lahan, pembangunan infrastruktur pembasahan lahan, hingga peningkatan edukasi kepada masyarakat.

Selain langkah pencegahan, kesiapan dalam penanganan apabila terjadi kebakaran turut menjadi perhatian. Aktivasi posko tanggap darurat serta pelaksanaan pemadaman secara terpadu disiapkan sebagai bagian dari mekanisme respons terhadap kejadian karhutla.

Dalam pembahasan, sejumlah kendala yang berpotensi menghambat penanganan di lapangan turut diinventarisasi. Kondisi tersebut meliputi akses menuju titik api yang sulit, keterbatasan kendaraan dan peralatan, kondisi lahan gambut, keterbatasan personel, serta sulitnya mendapatkan sumber air di beberapa lokasi.

Kabag Ops Polres Berau AKP Kasiyono menegaskan pentingnya kesiapan dan koordinasi antarinstansi dalam menghadapi potensi karhutla, sehingga setiap informasi maupun kejadian dapat segera direspons secara terpadu.

“Sinergi dan koordinasi antarinstansi menjadi kunci dalam penanggulangan karhutla. Setiap informasi yang diterima harus dapat segera diteruskan dan ditindaklanjuti agar penanganan di lapangan bisa dilakukan secara cepat dan tepat,” ujar AKP Kasiyono.

Ia menambahkan, keterbatasan sumber daya di sejumlah wilayah perlu disikapi melalui pola kerja bersama sehingga personel dan peralatan yang tersedia dapat dikerahkan sesuai kebutuhan serta skala kejadian.

Dalam rapat tersebut juga disepakati sejumlah langkah penguatan, di antaranya penyusunan kesepakatan bersama antarinstansi, pembentukan posko gabungan sesuai kebutuhan di lapangan, serta pembuatan grup komunikasi lintas sektor.
Pembentukan sarana komunikasi bersama tersebut diharapkan mampu mempercepat penyampaian informasi mengenai potensi maupun kejadian karhutla, sekaligus mempermudah koordinasi dalam pengerahan personel dan peralatan.

Melalui penguatan sinergi lintas sektor tersebut, seluruh unsur terkait berkomitmen meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman karhutla. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat respons sekaligus meminimalkan dampak kebakaran hutan dan lahan terhadap masyarakat dan lingkungan di Kabupaten Berau.

 

BACA JUGA:  Pemkab Nias Barat Pastikan Proses Hak Pensiun Mantan Kepala Daerah Sesuai Ketentuan

Narasi : Humas Polda Kaltim

Editor : Aroel Mandang

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *