SUARAREPUBLIK.COM – SULUT – Semangat juang dan soliditas menjadi kunci keberhasilan Marine Police FC dari Ditpolairud Polda Sulawesi Utara memastikan tiket ke babak 16 besar Turnamen Sepak Bola HUT ke-81 Kemerdekaan RI usai bermain imbang 2-2 melawan tuan rumah Kodaeral VIII Manado, Kamis (6/8/2026) sore, di Lapangan Satuan Patroli Komando Daerah Maritim (Kodaeral) VIII, Winenet Dua, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung.
Laga tersebut bukan sekadar perebutan poin untuk menentukan posisi klasemen Grup G, tetapi juga menjadi simbol kuat sinergitas, soliditas, dan persaudaraan antara personel Polri dan TNI AL sebagai garda terdepan penjaga keamanan maritim di Sulawesi Utara.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi. Kodaeral VIII Manado sukses mencuri keunggulan lebih dahulu melalui gol cepat yang membuat Marine Police FC berada di bawah tekanan.
Namun, tim asuhan Ditpolairud Polda Sulut tidak kehilangan semangat. Berkat kerja sama tim yang disiplin dan permainan kolektif yang solid, Marine Police FC mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 menjelang turun minum.
Babak kedua menjadi momen yang paling menyita perhatian penonton. Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H., turun langsung memperkuat tim dengan mengenakan jersey biru bernomor punggung 24.
Kehadiran sang Dirpolairud memberikan suntikan motivasi sekaligus mengubah ritme permainan Marine Police FC. Meski Kodaeral VIII kembali unggul 2-1, kepemimpinan dan visi bermain Kombes Pol. Bayuaji membuat timnya bangkit.
Lewat sejumlah umpan matang yang dibangun dari lini tengah, Marine Police FC akhirnya berhasil mencetak gol penyeimbang. Skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil tersebut memastikan Marine Police FC finis sebagai runner-up Grup G, sedangkan JDH Rarandam keluar sebagai juara grup. Dengan hasil itu, Marine Police FC resmi melaju ke babak 16 besar dan dijadwalkan menghadapi Rampok FC pada Jumat (7/8/2026) pukul 17.00 WITA.
Usai pertandingan, Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain dari kedua tim yang telah menampilkan pertandingan berkualitas, sportif, dan penuh semangat persaudaraan.
“Hari ini kita membuktikan bahwa di lapangan hijau tidak ada sekat institusi. Yang ada hanyalah persaudaraan, sportivitas, dan semangat kebersamaan,” ujarnya.
Ia berharap energi positif yang tercipta di lapangan dapat terus dibawa dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Semoga semangat dari pertandingan ini terus kita bawa dalam pengabdian menjaga keamanan laut Sulawesi Utara. Mari kita terus bersinergi dengan hati yang gembira, kompak, dan saling mendukung,” tambahnya.
Sementara itu, mewakili Dankodaeral VIII Manado, Dansatrol Bitung Kodaeral VIII, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Fritz E.D., S.E., M.Tr.Hanla., CRMP., turut memberikan apresiasi atas jalannya pertandingan.
Menurutnya, laga tersebut menjadi bukti eratnya hubungan antara TNI AL dan Polri yang sama-sama mengemban tugas menjaga kedaulatan maritim Indonesia.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Kodaeral VIII Manado dan Marine Police FC dari Ditpolairud Polda Sulut. Pertandingan ini berlangsung berkualitas, menghibur, dan penuh sportivitas. Melalui sepak bola, tali silaturahmi antara TNI AL dan Polri semakin erat. Kita adalah satu keluarga besar penjaga maritim Indonesia. Selamat kepada Marine Police FC yang berhasil melaju ke babak 16 besar, semoga terus menorehkan prestasi terbaik,” tutupnya.






