SuaraRepublik.com / Nias Barat – Pemerintah Desa Hilimbuasi melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berdaya menggelar Panen Raya Jagung Hibrida yang menjadi bukti nyata keberhasilan pengembangan sektor pertanian desa.
Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun I Soromaasi, Desa Hilimbuasi, Kecamatan Lolofitu Moi, Kabupaten Nias Barat, Provinsi Sumatera Utara, dan dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Nias Barat, Camat Lolofitu Moi, Penjabat Kepala Desa Hilimbuasi, pengurus BUMDes, penyuluh pertanian, tokoh masyarakat, serta kelompok tani.

Penjabat Kepala Desa Hilimbuasi, Bezisokhi Zai, S.Ag., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus BUMDes Berdaya, kelompok tani, penyuluh pertanian, dan semua pihak yang telah bekerja keras sejak proses penanaman hingga masa panen. Menurutnya, hasil yang diperoleh saat ini merupakan buah dari semangat gotong royong, kedisiplinan, serta komitmen bersama dalam membangun sektor pertanian desa.
Ia menjelaskan bahwa lahan jagung hibrida yang dikelola BUMDes Berdaya memiliki luas sekitar 3 hektare. Produksi yang dihasilkan dinilai sangat memuaskan, bahkan menunjukkan peningkatan dibandingkan hasil panen sejumlah kelompok tani lainnya di wilayah Desa Hilimbuasi. Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan usaha pertanian yang berorientasi pada produktivitas dan kesejahteraan.
Keberhasilan ini hendaknya tidak berhenti sampai di sini. Kami berharap BUMDes Berdaya bersama kelompok tani terus meningkatkan pengelolaan lahan, memperluas areal tanam, serta menjaga kualitas hasil panen agar Desa Hilimbuasi dapat menjadi salah satu sentra produksi jagung di Kabupaten Nias Barat,” ujar Bezisokhi Zai.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Nias Barat memberikan apresiasi atas capaian Pemerintah Desa Hilimbuasi melalui BUMDes Berdaya dalam mengembangkan usaha tani jagung hibrida. Menurutnya, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah, BUMDes, penyuluh pertanian, dan masyarakat mampu menghasilkan pertanian yang produktif serta mendukung ketahanan pangan daerah. Ia berharap budidaya jagung hibrida terus dilanjutkan dan dikembangkan sebagai salah satu komoditas unggulan desa.
Panen Raya Jagung Hibrida BUMDes Berdaya Hilimbuasi menjadi contoh nyata bahwa desa memiliki potensi besar untuk berkembang melalui sektor pertanian. Dengan pengelolaan yang baik, dukungan pemerintah, dan partisipasi aktif masyarakat, pertanian tidak hanya menjadi sumber pangan, tetapi juga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, memperkuat perekonomian desa, serta mendukung terwujudnya pembangunan Kabupaten Nias Barat yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.







