Suara Republik.com: Irpan
JAKARTA – PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk, yang beroperasi di bawah merek Oona Insurance Indonesia, menggelar paparan terbuka (public expose) di hadapan media dan para pemangku kepentingan. Acara yang berlangsung di Ruang Jawa, Plaza Asia, Jalan Jendral Sudirman, Jakarta Selatan, pada Rabu (15/7/2026) ini menjadi momentum bagi manajemen perusahaan untuk memaparkan strategi transformasi digital serta kinerja keuangan terkini yang menunjukkan tren pertumbuhan positif.
President Director & CEO Oona Insurance Indonesia, Vincent C. Soegianto, dalam sambutannya menekankan bahwa arah strategis perusahaan kini berfokus pada tiga pilar utama: transformasi digital, inovasi produk, dan peningkatan pengalaman pelanggan. Vincent menegaskan visi Oona untuk menjadi perusahaan asuransi yang paling berorientasi pada pelanggan dan transformatif di kawasan Asia Tenggara.
“Oona hadir untuk memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan melalui inovasi, transformasi digital, dan pelayanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Vincent di sela-sela acara.
Vincent menjelaskan bahwa sebagai bagian dari Oona Holdings Pte. Ltd. yang berbasis di Singapura, Oona Insurance Indonesia terus memperkuat posisinya di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Misi perusahaan adalah membantu pelanggan menjalani hidup tanpa batas dengan menyediakan solusi asuransi yang relevan bagi masyarakat modern, didukung oleh teknologi digital yang membuat layanan menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien.
Dalam kesempatan tersebut, Vincent juga menggarisbawahi lima nilai inti perusahaan yang menjadi pedoman operasional, yaitu Customer First (mengutamakan pelanggan), berani berinovasi dan menyederhanakan proses, memberdayakan garda terdepan, mengerjakan segala sesuatu dengan benar sejak awal (do it right the first time), serta menjunjung tinggi sikap rendah hati.
Untuk mendukung ekosistem layanan yang luas, saat ini Oona Insurance memiliki jaringan 29 kantor cabang dan perwakilan. Infrastruktur ini didukung oleh lebih dari 600 bengkel rekanan dan over 2.000 mitra penyedia layanan kesehatan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Kinerja Keuangan Positif di Tengah Tantangan Ekonomi
Melengkapi paparan strategi, Direktur Oona Insurance Indonesia, Liani Chandra, membeberkan kinerja keuangan perusahaan dari tahun buku 2025 hingga Kuartal I 2026. Data yang dipresentasikan menunjukkan ketahanan bisnis yang kuat meski dihadapkan pada tantangan makroekonomi global, perlambatan konsumsi domestik, dan melemahnya penjualan kendaraan baru.
Liani melaporkan bahwa pada Kuartal I 2026, Oona Insurance berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp29,6 miliar setelah pajak. Angka ini merupakan kenaikan signifikan sebesar 21,4 persen dibandingkan periode sebelumnya. Sementara itu, pendapatan jasa asuransi pada kuartal pertama tahun ini mencapai Rp318,5 miliar.
Secara tahunan, laporan laba rugi per 31 Desember 2025 mencatatkan pendapatan jasa asuransi sebesar Rp917,8 miliar dengan laba bersih tahun berjalan mencapai Rp99,8 miliar, yang mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Pertumbuhan ini merupakan sinyal yang jelas atas nilai yang berhasil kami ciptakan melalui pelaksanaan yang disiplin dan ketelitian operasional,” kata Liani.
Strategi Hadapi Tantangan 2026
Mengantisipasi dinamika industri yang semakin kompetitif dan perubahan perilaku konsumen, Oona Insurance telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk tahun 2026. Fokus utama meliputi adaptasi terhadap perubahan pasar, penguatan kemitraan dengan perusahaan multifinance dan perbankan, serta akselerasi kanal distribusi langsung (direct business).
Transformasi digital juga menjadi kunci, dengan pengembangan platform Direct-to-Consumer (D2C) dan model kemitraan Business-to-Business-to-Consumer (B2B2C) untuk memperluas akses layanan.
Liani merinci lima fokus utama perusahaan untuk tahun 2026, yakni:
1. Meningkatkan efisiensi operasional.
2. Memperkuat struktur permodalan.
3. Meningkatkan profitabilitas melalui optimalisasi pendapatan dan pengendalian biaya.
4. Memperkuat manajemen risiko.
5. Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance).
Dengan pengalaman hampir tiga dekade Vincent C. Soegianto di industri jasa keuangan, kombinasi antara kepemimpinan yang berpengalaman dan strategi digital yang agresif diharapkan dapat mempertahankan posisi Oona Insurance sebagai pemain kunci yang adaptif dan inovatif di pasar asuransi Indonesia.





