Suara republik.com: Irsof
JAKARTA – Aula Simfonia Jakarta kembali akan menghadirkan gelaran musik klasik terbesar di ruang terbuka, Konser Akbar Monas 2026. Acara akbar ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026, pukul 18.30 WIB di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Pengumuman resmi mengenai persiapan konser ini disampaikan langsung dari kantor pusat Aula Simfonia Jakarta, Jalan. Industri Raya Blok B 14 Kavling 1, Kemayoran, pada Kamis (9/6/2026).
Mengusung semangat persatuan dan keberagaman, konser tahun ini menampilkan kolaborasi antara Jakarta Simfonia Orchestra (JSO) dan Jakarta Oratorio Society (JOS). Wijaya Subekti, Ketua Panitia Konser Akbar Monas, menyatakan bahwa pementasan ini bertujuan membawa musik bermutu bagi rakyat Indonesia sekaligus mempersatukan seluruh bangsa.
“Jadikan kota Jakarta, kebanggaan Indonesia, bagian dari kota-kota metropolitan yang bertaraf internasional,” ujar Wijaya, penggagas Konser Akbar Monas, dalam rilis resminya.
Sejak pertama kali diadakan pada tahun 2019 dan dilanjutkan pada 2022 serta 2023, Konser Akbar Monas telah menjadi bagian penting dari perjalanan musik klasik di Indonesia. Gelaran ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendidikan seni, tetapi juga menegaskan posisi Jakarta sebagai ibukota bertaraf internasional. Musik dalam konser ini dipandang sebagai bahasa universal yang tidak membedakan suku, ras, maupun agama. Para anggota orkestra dan paduan suara berasal dari berbagai kalangan sosial namun bersatu dalam harmoni, merefleksikan semboyan Bhinneka Tunggal Ika secara nyata.
Di samping memperkuat persatuan di dalam negeri, konser ini juga menjadi bagian dari strategi besar untuk memperkenalkan budaya Indonesia ke kancah global. Yunistong, yang turut berperan dalam pengembangan program seni ini, mengungkapkan komitmen untuk membawa talenta-talenta Indonesia tampil di berbagai negara.
“Kami membawa talenta-talenta Indonesia, baik artis maupun penyanyi, untuk tampil di berbagai negara, termasuk Malaysia, Jepang, Amerika Serikat, dan sejumlah negara lainnya. Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkenalkan budaya serta karya anak bangsa di kancah internasional,” jelas Yunistong.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi upaya mempererat hubungan dengan masyarakat Indonesia di luar negeri (diaspora) serta membangun kolaborasi dengan komunitas dan mitra di negara tujuan. “Kami berharap melalui program ini, para artis dan penyanyi Indonesia dapat semakin dikenal di mancanegara serta menjadi jembatan promosi budaya Indonesia. Di sisi lain, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat hubungan antarmasyarakat, khususnya antara Indonesia dan Malaysia, melalui pertukaran seni dan budaya.”
Melalui Konser Akbar Monas 2026, panitia ingin menunjukkan kepada dunia bahwa budaya, martabat, dan persatuan bangsa Indonesia akan terus bertumbuh dan kokoh. Konser ini diharapkan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, membuktikan bahwa apresiasi terhadap musik klasik di Indonesia terus mengalami pertumbuhan yang positif sekaligus membuka pintu bagi diplomasi budaya Indonesia di mata dunia.








