Scroll ke bawah untuk melanjutkan
banner 320x300
banner 325x300
banner 325x300
BeritaNasional

Perkuat Kesiapsiagaan, PMI Provinsi Bali Gelar Latihan Pertolongan Pertama Bagi Staf Internal

×

Perkuat Kesiapsiagaan, PMI Provinsi Bali Gelar Latihan Pertolongan Pertama Bagi Staf Internal

Sebarkan artikel ini

SUARAREPUBLIK.COM # Denpasar || Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali menyelenggarakan Pelatihan Pertolongan Pertama bagi staf PMI Provinsi Bali di gedung Unit Donor Darah (UDD) pada Selasa, 30 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dasar personel dalam memberikan pertolongan pertama secara cepat, tepat dan aman.Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dihadiri oleh jajaran Pengurus, diantaranya Sekretaris, Bendahara serta Ketua Bidang Pelayanan Kesehatan, Sosial dan Pengembangan UDD. Terdapat sebanyak 30 orang peserta yang ikut dalam giat ini.

BACA JUGA:  Membangun Tanpa Alergi Kritik: Arah Baru Pemerintahan Nias Barat

Dalam sambutannya, Sekretaris Pengurus PMI Provinsi Bali DR. IGA Diah Werhi Srikandi, WS, SE., MM menyambut baik kegiatan ini. Di mana kita tidak hanya melatih orang luar saja, tetapi teman-teman kita di PMI juga bisa mahir melakukan pertolongan pertama dasar.

Kegiatan ini difokuskan pada pembelajaran langkah pertolongan pertama, CPR, tersedak dan penggunaan Automated External Defibrillator (AED). Terdapat 3 orang pelatih yang berasal dari PMI Provinsi Bali dan PMI Kabupaten Badung.

Salah satu staf markas PMI Provinsi Bali I Ketut Adi Panji Gunawan mengatakan ia sangat senang ikut kegiatan ini. Ini merupakan hal baru baginya dan tentu akan sangat berguna untuk kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA:  Farewell Game Tenis, Olahraga Bersama Lapangan Karang Panjang Dihadiri Para Tokoh dan Pejabat Daerah

“Pelatihannya sangat fun, materi disampaikan dengan cara yang santai tetapi serius. Pelajarannya juga mudah dipahami bagi saya orang awam,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, pelatihan ini juga mengintegrasikan prinsip Perlindungan, Gender dan Inklusi (PGI) agar pertolongan dapat diberikan secara adil, bermartabat dan tidak diskriminatif, terutama pada kelompok rentan.

Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh staf memiliki kemampuan pertolongan pertama dasar yang memadai sehingga mampu memberikan pertolongan pertama yang cepat, tepat dan aman. Dengan meningkatnya sumber daya manusia, diharapkan juga kepercayaan masyarakat terhadap PMI juga dapat terjaga dan semakin baik. (RIS/PMIBali)

BACA JUGA:  Jangan Giring Opini Publik! Aktivis dan Praktisi Hukum Larshen Yunus Bantah Tuduhan Soal Gelar Profesor Sufmi Dasco Ahmad
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *