Beritarepublikviral//PADANG, —Universitas Tamansiswa Padang (Unitas) memwisuda 190 lulusan program sarjana dan pascasarjana pada wisuda ke-71 di Pangeran Beach Hotel, Padang, Sabtu (24/10/2026).
Rektor Unitas Padang, Dr. Ir. Irfan Suliansyah, MS, berpesan agar para lulusan tidak takut gagal, terus beradaptasi, dan menjaga integritas ketika memasuki babak baru kehidupan.
Irfan mengatakan, wisuda bukan sekadar seremonial akademik, melainkan momentum untuk menghargai perjalanan pendidikan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan berikutnya.
“Wisuda adalah saat kita berhenti sejenak melihat perjalanan kehidupan yang telah dilalui dan kemudian kembali melangkah menuju perjalanan kehidupan yang lebih panjang,” ujar Irfan.
Ia juga mengingatkan bahwa, keberhasilan menyelesaikan pendidikan tidak terlepas dari perjuangan, kesabaran, doa, serta dukungan keluarga dan orang-orang di sekitar para wisudawan/wisudawati.
Atas nama pimpinan universitas, Irfan menyampaikan selamat kepada para lulusan dan berterima kasih kepada orang tua, keluarga, tamu undangan, serta civitas akademika yang mendukung pelaksanaan wisuda.
190 Lulusan dari Berbagai Program Studi
Program Studi Ilmu Hukum mencatat jumlah lulusan terbanyak, yakni 48 orang. Berikutnya, Manajemen meluluskan 35 orang, Peternakan 28 orang, S2 Manajemen 23 orang, dan Agroteknologi 20 orang.
Sementara itu, Agribisnis meluluskan 12 orang dan S2 Agroteknologi 8 orang. Program Studi Geografi dan Aktuaria masing-masing meluluskan 6 orang, sedangkan Kewirausahaan dan Pendidikan Matematika masing-masing melepas 2 lulusan.
Secara keseluruhan, jumlah tersebut mencapai 190 orang, sesuai dengan total wisudawan yang diumumkan universitas.
Irfan mengatakan, Unitas Padang tumbuh bersama masyarakat sejak 1989. Dalam perjalanannya, kampus tersebut telah melahirkan sekitar 5.591 alumni yang bekerja dan mengabdi di berbagai bidang.
Ia berharap para lulusan menerapkan ilmu yang diperoleh selama kuliah untuk menjawab persoalan nyata, bukan sekadar menyimpannya sebagai pengetahuan akademik.
“Ilmu harus bergerak, digunakan, diuji dalam kehidupan, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Rektor Unitas: Jangan Berhenti Mencoba karena Takut Gagal
Menurut Irfan, dunia yang akan dihadapi para lulusan jauh lebih luas daripada lingkungan kampus. Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan, perubahan iklim, dinamika ekonomi, serta perubahan dunia kerja menuntut mereka terus belajar dan beradaptasi.
Karena itu, ia meminta para wisudawan/wisudawati menjadikan pengalaman sebagai bekal untuk menghadapi ketidakpastian. Rencana yang tidak berjalan sesuai harapan, menurut dia, bukan alasan untuk berhenti melangkah.
“Ada kalanya kita salah langkah dan rencana tidak sesuai harapan. Yang penting kita belajar dari pengalaman tersebut dan kembali melangkah. Jangan takut gagal, jangan pernah berhenti mencoba karena takut gagal,” katanya.
Selain keberanian mencoba, Irfan menekankan pentingnya integritas dan karakter di tengah persaingan yang semakin ketat. Para lulusan juga diharapkan mampu menjaga sikap dan nama baik almamater di mana pun berada.










Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.