banner 325x300
banner 325x300
BeritaNasional

PMI Bali Membantu Masyarakat Terdampak Gempa Flores NTT

×

PMI Bali Membantu Masyarakat Terdampak Gempa Flores NTT

Sebarkan artikel ini

SUARAREPUBLIK.COM # Denpasar – Bali ||Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Kabupaten Nagekeo, NTT, pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 04.58 WITA. Gempa berpusat sekitar 30 kilometer timur laut Laut Mbay, dengan kedalaman 15 kilometer. Gempa tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami yang kemudian berakhir pada pukul 07.30 WITA. Berdasarkan pembaruan data PMI hingga 18 Agustus 2026, sebanyak 47.451 jiwa terdampak, 46.252 jiwa mengungsi, dan 69 jiwa meninggal dunia. Selain itu, sejumlah fasilitas pendidikan, kesehatan, pemerintahan, rumah ibadah, serta bangunan usaha turut terdampak. 

BACA JUGA:  Pelaku Pembobol Ruko dan Curanmor Ditangkap Polsek Binjai Timur

Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali dalam merespon kejadian tersebut turut bergerak membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan aktif memantau perkembangan situasi melalui Posko PMi Provinsi Bali. PMI Provinsi Bali juga diminta oleh PMI Pusat untuk mengirimkan pengiriman personel untuk mendukung pelayanan kemanusiaan di wilayah terdampak. 

Menurut penuturan personel PMI Provinsi Bali Andi Wahyu Diatmika (staff Penanggulangan Bencana) PMI Provinsi Bali yang bertolak ke NTT sejak Sabtu (15/8) menyampaikan update paska kejadian di mana Masyarakat masih banyak yang belum menempati rumahnya paska Gempa terjadi.

BACA JUGA:  Dibawah Ancaman OPM dan Medan Ekstrem, Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

“Untuk kondisi dilapangan terpantau masih sering terjadi gempa susulan, sehingga banyak masyarakat yang memilih mendirikan tenda darurat di depan rumah sebagai antisipasi jika terjadi gempa kembali.” ucap Andi.

“PMI terus mendukung masyarakat melalui evakuasi, assessment, pertolongan pertama, layanan ambulans, dukungan psikososial, penyediaan air bersih, dan distribusi kebutuhan dasar. Dukungan masyarakat diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga yang masih berada dalam kondisi darurat sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana” imbuhnya.

Dari PMI Provinsi Bali, kita kirimkan lebih dari sekadar bantuan. Kita kirimkan kepedulian, kekuatan, dan harapan untuk NTT. Karena di saat saudara kita membutuhkan, satu uluran tangan dapat menjadi alasan untuk kembali percaya bahwa mereka tidak sendiri. (TOP/PMI Bali)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *