SuaraRepublik.com / Nias – Sebanyak 26 pelaku UMKM asal Kabupaten Nias, Nias Barat, Nias Selatan. mengikuti Program Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana yang diselenggarakan Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM RI di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Nias, Kompleks Perkantoran Hiliweto-Gido,Kegiatan ini di laksanakan di Kawasan Perkantoran Perangkat Daerah Kab. Nias di Gido, Sumatera Utara. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas usaha, memperluas akses pasar, dan meningkatkan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM terdampak bencana.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UKM Kabupaten Nias Barat, Pariaman Daeli, SE., M.Si., didampingi Kepala Bidang Koperasi dan UKM serta staf, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Nias Barat memperoleh kuota 26 peserta yang terbagi dalam tiga bidang, yakni peningkatan kapasitas produksi sebanyak 6 UMKM, perluasan akses pasar 10 UMKM, dan perluasan akses pembiayaan 10 UMKM.


Pariaman berpesan agar seluruh peserta aktif mengikuti pemaparan materi dan lokakarya dari narasumber Kementerian UMKM serta menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk mengembangkan usaha agar semakin produktif, berdaya saing, dan naik kelas.

Dalam kegiatan tersebut, salah satu UMKM binaan Nias Barat turut memperkenalkan sejumlah produk inovatif, antara lain wine, serum pisang, VCO, dan Banana Soap Siga. Tim Kementerian UMKM mengapresiasi keragaman inovasi produk tersebut dan menyatakan akan meneruskan informasi mengenai produk-produk itu kepada Menteri UMKM.

Program ini merupakan bagian dari kegiatan pemulihan pascabencana di Provinsi Sumatera Utara, khususnya Regional 3, yang diikuti 178 peserta dari Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Barat, dan Kabupaten Nias Selatan.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Nias Barat berharap pelaku UMKM mampu meningkatkan kualitas produksi, memperluas jangkauan pemasaran, serta memperoleh akses pembiayaan yang lebih baik sehingga usaha semakin berkembang dan berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.