Sebagai gantinya, MDIS menjalankan model bisnis pendidikan tinggi dengan cara menyewa kurikulum dari universitas mitra di luar negeri, salah satunya adalah University of Bradford yang berbasis di Inggris. Para pengajar di Singapura akan memberikan layanan perkuliahan sesuai standar kurikulum tersebut.
Setelah mahasiswa menyelesaikan masa studinya dengan memenuhi seluruh persyaratan, ijazah kelulusan akan diterbitkan secara sah dan langsung oleh universitas mitra, dalam hal ini University of Bradford, bukan oleh MDIS. Inilah yang menjelaskan mengapa gelar sarjana yang diperoleh berasal dari institusi di Inggris, meskipun proses perkuliahannya berlangsung di Singapura.
Kesimpulan Diskusi akademis ini memberikan pencerahan bahwa perdebatan mengenai riwayat pendidikan Gibran di Singapura berakar pada perbedaan fundamental antara sistem pendidikan kedua negara. Secara struktur, pendidikan menengah menengahnya di Singapura berhenti di tingkat O Level, yang membuat jalurnya menuju pendidikan tinggi swasta berjejaring internasional, seperti MDIS dan University of Bradford, menjadi pilihan logis dan sesuai dengan regulasi akademik yang berlaku di negara tersebut. (Tim)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.