Suararepublik.com Medan — Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I menggelar Sidang Panitia Penentuan Akhir Daerah (Pantukhirda) Seleksi Penerimaan Calon Bintara Prajurit Karier (Caba PK) Pria dan Calon Tamtama Prajurit Karier (Cata PK) TNI Angkatan Laut Gelombang III Tahun Anggaran 2026 di Gedung OB. Syaaf, Makodaeral I, Senin (19/10/2026).
Kegiatan ini menjadi tahapan penting untuk menentukan calon prajurit terbaik yang memenuhi persyaratan dan memiliki kesiapan untuk melanjutkan proses seleksi berikutnya. Dalam sambutan Komandan Kodaeral I, Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P., ditekankan bahwa proses seleksi harus dilaksanakan secara transparan, objektif, akuntabel, dan bebas dari segala bentuk penyimpangan. Rangkaian seleksi yang berlangsung sejak 24 Agustus hingga 6 Oktober 2026 mencakup pemeriksaan administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, serta mental ideologi guna menilai kualitas dan kelayakan setiap calon secara menyeluruh.
Dalam pelaksanaan seleksi tersebut, tercatat sebanyak 146 orang calon Bintara PK dan 99 orang calon Tamtama PK hadir mengikuti tahapan seleksi, sehingga total peserta yang hadir berjumlah 245 orang. Berdasarkan hasil sidang Pantukhirda, sebanyak 223 orang dinyatakan lulus, terdiri atas 84 orang Caba PK dan 139 orang Cata PK. Sementara itu, sebanyak 35 orang dinyatakan belum memenuhi syarat. Hasil tersebut menjadi bagian dari proses penilaian yang dilaksanakan berdasarkan persyaratan dan standar yang telah ditetapkan guna memastikan setiap calon prajurit memiliki kualitas serta kesiapan untuk mengikuti tahapan selanjutnya.
Komandan Kodaeral I menegaskan bahwa setiap keputusan dalam sidang Pantukhirda harus berdasarkan hasil pemeriksaan yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan, tanpa intervensi maupun kepentingan pribadi. Seluruh panitia dan tim pemeriksa diharapkan senantiasa menjunjung tinggi kejujuran, ketelitian, profesionalisme, serta integritas dalam menentukan calon prajurit yang berkualitas, tangguh, dan siap mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Penegasan tersebut menjadi komitmen Kodaeral I untuk menempatkan kompetensi sebagai tolok ukur utama dalam proses penerimaan prajurit TNI Angkatan Laut.
Melalui pelaksanaan sidang Pantukhirda ini, Kodaeral I berkomitmen mewujudkan proses penerimaan prajurit TNI Angkatan Laut yang profesional dan berintegritas guna menghasilkan sumber daya manusia unggul bagi organisasi TNI AL. Komandan Kodaeral I juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan tim pemeriksa atas dedikasi serta tanggung jawab dalam menyukseskan tahapan seleksi, seraya berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar. Dengan proses seleksi yang transparan dan objektif, diharapkan calon prajurit yang terpilih mampu memperkuat TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan wilayah laut Indonesia. (Tim)
(Dispen Kodaeral I)
Kompetensi Jadi Harga Mati, Kodaeral I Tegaskan Seleksi Prajurit TNI AL Yang Transparan dan Objektif
Kompetensi Jadi Harga Mati, Kodaeral I Tegaskan Seleksi Prajurit TNI AL Yang Transparan dan Objektif
19/10/2026 3:34 pm
Tim Redaksi
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini






Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.